Aceh Tamiang — Tim dosen dan mahasiswa Universitas Samudra melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui optimalisasi pompa air berbasis teknologi tepat guna guna mendukung pemulihan akses air bersih pascabencana di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim PKM Tanggap Darurat yang diketuai Dr. Agus Putra AS, dengan melibatkan tiga mahasiswa Program Studi Akuakultur.
Program ini merupakan bagian dari Hibah Pendanaan Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana DIPA UNSAM Tahun 2026.
Ketua tim menjelaskan bahwa banjir yang terjadi pada tahun 2025 menyebabkan rusaknya infrastruktur dasar serta tercemarnya sumur warga, sehingga masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Sebagai solusi, tim menghadirkan pompa air bertekanan otomatis yang dilengkapi tabung tekanan untuk mengalirkan air dari sumber alternatif ke penampungan dan kran distribusi komunal.
Teknologi ini dirancang sederhana, mudah dioperasikan, dan dapat dirawat secara mandiri oleh masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan pengoperasian pompa air, pemasangan alat, serta pendampingan dan evaluasi. Pemerintah desa dan warga dilibatkan secara aktif agar pemanfaatan teknologi dapat berkelanjutan.
Selain penyediaan sarana air bersih, tim juga memberikan edukasi tentang sanitasi lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah penyakit pascabencana.[]
