Wakili Bupati Aceh Besar, Staf Ahli Makmun Hadiri Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD

Editor: Syarkawi author photo

 


KOTA JANTHO — Mewakili Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan Ir. Makmun, M.T. menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Rindam Iskandar Muda (IM) Mata Ie, Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (4/2/2026).

Pada kesempatan tersebut, Ir. Makmun menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus apresiasi kepada Kodam Iskandar Muda atas suksesnya pelaksanaan pendidikan pertama tamtama infanteri TNI AD.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami mengucapkan terima kasih atas undangan yang diberikan serta menyampaikan selamat atas keberhasilan Kodam Iskandar Muda dalam menyelenggarakan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2025, yang hari ini resmi ditutup,” ujarnya.

Upacara penutupan tersebut dipimpin oleh Kepala Staf Kodam Iskandar Muda Brigjen TNI Dwi Sasongko, S.E., M.H. selaku inspektur upacara. Sementara itu, Komandan Upacara dijabat oleh Letkol Inf. Faisal Akbar Yunus, dan Perwira Upacara Mayor Inf. Zuherman.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simajuntak, M.Sc., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasdam Iskandar Muda, menyampaikan ucapan selamat kepada 21.885 mantan siswa yang dinyatakan lulus dan resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada).

“Saya mengucapkan selamat kepada para mantan siswa yang hari ini resmi dilantik menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Keberhasilan ini merupakan buah dari kegigihan, kerja keras, serta dukungan dan doa restu orang tua,” ungkapnya.

Kasad menegaskan bahwa pendidikan tamtama ini merupakan bagian integral dari strategi besar pembangunan kekuatan TNI AD yang dirancang secara sistematis oleh Presiden Republik Indonesia. Ia juga menekankan peran prajurit tamtama sebagai inti kekuatan batalyon teritorial pembangunan yang terbukti efektif dalam mendukung percepatan penanganan dan pemulihan bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

“Jadikan ilmu pengetahuan, kemampuan teknik, dan taktik militer yang telah diperoleh sebagai modal dasar dalam mengembangkan jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional,” tambahnya.

Dalam arahannya, Kasad juga memberikan empat pesan kepada para prajurit yang baru dilantik, yakni agar senantiasa menghadapi tantangan tugas sebagai sarana belajar dan berkembang, terus mengasah naluri militer, berkarya nyata bagi satuan, masyarakat, dan negara, serta memahami bahwa setiap tantangan merupakan proses pembentukan karakter dan ketangguhan mental prajurit sejati.

Selain itu, Jenderal TNI Maruli Simajuntak turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran penyelenggara pendidikan serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya pendidikan tersebut dengan baik.

Upacara penutupan ini turut dihadiri para perwira, bintara, tamtama, serta ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana di lingkungan Kodam Iskandar Muda. Hadir pula undangan dari unsur Polri, pemerintah kecamatan, serta para keuchik Gampong Leu Ue, Punie, dan Geundring.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini