Aksi Begal di Jalur Banda Aceh–Krueng Raya Resahkan Warga, DPR Aceh Minta Penanganan Serius

Editor: Syarkawi author photo

 


BANDA ACEH – Aksi kriminalitas kembali meresahkan masyarakat di Aceh. Sejumlah kasus pembegalan, perampokan, hingga penganiayaan dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Malahayati, jalur Banda Aceh–Krueng Raya, pada Sabtu malam hingga dini hari, sekitar pukul 01.00 hingga 03.00 WIB.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di beberapa titik rawan, mulai dari kawasan Ujong Kareung hingga Alu Lambideng. Warga yang melintas mengaku khawatir, terutama karena pelaku bertindak nekat dan membahayakan keselamatan korban.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, pelaku diduga berjumlah dua orang dan menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vixion. Keduanya juga disebut membawa senjata tajam berupa parang. Dalam aksinya, pelaku tidak hanya merampas harta benda, tetapi juga diduga melakukan kekerasan terhadap korban.

Modus operandi yang digunakan terbilang terencana. Korban diduga telah dibuntuti sejak dari kawasan BP2IP Ujong Batee. Setelah menemukan lokasi sepi, pelaku melakukan penyergapan dan merampas kendaraan, uang, serta telepon genggam milik korban.

Kondisi ini mendapat sorotan dari Anggota DPR Aceh daerah pemilihan Banda Aceh–Aceh Besar–Sabang, Eddi Shadiqin. Ia menyampaikan keprihatinannya atas meningkatnya aksi kriminalitas yang dinilai mengganggu rasa aman masyarakat.

“Kita sangat prihatin. Aksi kriminal seperti ini harus segera ditindak tegas. Jangan sampai masyarakat merasa tidak aman di daerahnya sendiri,” ujarnya.

Eddi mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk meningkatkan patroli keamanan, khususnya pada jam-jam rawan.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan di titik-titik yang selama ini dikenal rawan kejahatan, guna mempersempit ruang gerak pelaku.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat bepergian pada malam hingga dini hari.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan sinergi antara masyarakat dan aparat agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Warga berharap pihak berwenang segera mengambil langkah cepat dan efektif untuk meningkatkan keamanan di sepanjang jalur Banda Aceh–Krueng Raya, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal tanpa rasa takut. ()

Share:
Komentar

Berita Terkini