Operasi Ketupat Seulawah 2026 Digelar 13 Hari, Polresta Banda Aceh Siapkan Pengamanan Arus Mudik Lebaran

Editor: Syarkawi author photo

 


Banda Aceh – Pemerintah bersama aparat keamanan kembali menyiapkan pengamanan menjelang arus mudik Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang akan berlangsung selama 13 hari guna memastikan perjalanan masyarakat aman dan lancar.

Operasi tahunan tersebut menjadi salah satu agenda penting bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang dan setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.

Setiap tahun, jutaan masyarakat melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman sehingga diperlukan pengaturan lalu lintas serta pengamanan yang terkoordinasi.

Selain pengaturan arus kendaraan, operasi ini juga mencakup pengamanan berbagai titik vital seperti terminal, bandara, pelabuhan, hingga pusat keramaian. 

Dengan dukungan ratusan personel, aparat berharap perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas Iptu Erfan Gustiar menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Seulawah 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. 

Operasi ini merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar secara nasional untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Menurut Erfan, lonjakan perjalanan saat Lebaran hampir selalu terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kota Banda Aceh yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan kepadatan penduduk.

“Untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan tersebut, Polri khususnya Polresta Banda Aceh menggelar Operasi Ketupat Seulawah 2026. Operasi ini bertujuan menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus mudik dan arus balik selama periode Hari Raya Idulfitri,” ujar Erfan.

Selain kepolisian, operasi ini juga melibatkan sejumlah instansi terkait seperti TNI, Satpol PP dan WH, Dinas Perhubungan, serta relawan komunikasi.

Beberapa titik yang akan dijadikan posko pengamanan di antaranya di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Pelabuhan Ulee Lheue, Simpang Lambaro, Terminal Bus Batoh, Terminal L300 Lueng Bata, serta kawasan Masjid Raya Baiturrahman.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini