TNI AD Bangun 35 Jembatan Bailey di Aceh untuk Perkuat Konektivitas dan Pemulihan Pascabencana

Editor: Syarkawi author photo

 


ACEH – TNI Angkatan Darat melalui Program Jembatan Garuda membangun sebanyak 35 unit Jembatan Bailey di berbagai kabupaten di Provinsi Aceh guna mempercepat pemulihan infrastruktur serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kerusakan infrastruktur akibat banjir dan tanah longsor yang sempat menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di sejumlah daerah.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Pembangunan jembatan ini merupakan komitmen TNI AD untuk membantu masyarakat agar akses transportasi kembali normal dan aktivitas ekonomi dapat pulih dengan cepat,” ujar Kasad.

Sebanyak 35 Jembatan Bailey tersebut dibangun di sejumlah wilayah di Aceh, di antaranya Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Nagan Raya, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Singkil, dan Aceh Tamiang. Lokasi pembangunan tersebar di berbagai titik, seperti Teupin Mane, Teupin Redeup, Cot Jeumpa, Matang Bangka, Kuta Blang, Laut Jangka, Panton Nisam, Buket Dara, Matang Serdang, Alue Leuhop, Teupin Reseup, Bluka Teubai, Kubu, Brigif, Baroh Bogeng, Seunebok, Beutong Ateuh, Timang Gajah, Jamur Ujung, Wehni Rongka, Bener Kelipah, Uning Baro, Bener Pepanyi, Rembele, Jalur Pacuan Kuda, Krueng Pelang, PLTA Angkup, Telaga Barat, Lae Sipola, serta Bandar Baru.

Selain membangun jembatan, TNI AD juga mengerahkan satuan Zeni untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor, melakukan normalisasi sungai, serta membantu pemulihan berbagai fasilitas umum di wilayah terdampak bencana.

Kasad menegaskan bahwa TNI AD akan terus hadir bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana sekaligus memastikan akses transportasi dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini