TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Desa Blang Gleum Aceh Timur

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Timur – Prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 16/Dhika Anoraga (DA) Kodam Iskandar Muda terus mempercepat pembangunan Jembatan Bailey di Desa Blang Gleum, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (11/3/2026). 

Pembangunan tersebut dilakukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus membantu mengatasi keterbatasan akses transportasi yang selama ini dirasakan masyarakat.

Dengan semangat pengabdian, para prajurit TNI bekerja secara intensif agar proses pembangunan jembatan dapat segera diselesaikan. Pekerjaan dilakukan tidak hanya pada siang hari, tetapi juga pada malam hari guna mempercepat penyelesaian sehingga masyarakat dapat kembali menikmati akses transportasi yang layak dan aman.

Di tengah berbagai tantangan medan dan kondisi lapangan, prajurit Yonzipur 16/DA tetap menunjukkan semangat dan profesionalisme. 

Mereka secara bergotong royong menyusun rangka konstruksi jembatan Bailey, memasang berbagai komponen, serta memastikan setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan teliti agar jembatan yang dibangun memiliki kekuatan dan keamanan yang memadai.

Pembangunan jembatan ini menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dialami masyarakat. Sebelumnya, kondisi jembatan yang tidak memadai menyebabkan aktivitas transportasi warga terhambat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun kebutuhan sehari-hari.

Keberadaan Jembatan Bailey di Desa Blang Gleum diharapkan dapat menjadi sarana penghubung vital yang memperlancar mobilitas masyarakat. 

Selain itu, jembatan tersebut juga akan mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa antarwilayah sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih baik.

Salah seorang warga Desa Blang Gleum, Rahmat, mengaku sangat mengapresiasi kerja keras prajurit TNI yang membangun jembatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah bekerja keras membangun jembatan ini. Kami melihat mereka bekerja siang dan malam agar pembangunan cepat selesai. Jembatan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Rahmat.

Ia menambahkan, selama ini masyarakat kerap mengalami kesulitan saat melintasi jalur tersebut, terutama ketika membawa hasil pertanian atau bepergian menuju pusat kecamatan. 

Dengan adanya jembatan baru ini, diharapkan aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan aman.

Pembangunan Jembatan Bailey ini juga menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Melalui percepatan pembangunan tersebut, diharapkan akses transportasi masyarakat di Kecamatan Julok segera pulih dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini