
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam menyerahkan SK secara simbolis kepada 768 pegawai resmi diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu di Halaman Kantor Wali Kota Sabang. Foto: Prokopim Pemko Sabang.
Sabang — Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 768 pegawai yang resmi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Penyerahan SK tersebut berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Sabang, Kamis (12/3/2026).
Pengangkatan ratusan pegawai tersebut telah melalui seluruh tahapan dan mekanisme yang ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Dalam arahannya, Wali Kota Sabang mengingatkan para PPPK Paruh Waktu agar menerima pengaturan gaji dengan penuh pengertian serta memaknai kesempatan ini sebagai bentuk rasa syukur.
“Bagi rekan-rekan yang sebelumnya menerima honor lebih dari Rp700 ribu, mungkin ada yang merasakan perbedaan. Namun aturan baru tidak lagi memperkenankan adanya tenaga honorer maupun harian lepas,” ujar Zulkifli.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya pemerintah daerah telah menyepakati kebijakan bersama terkait status pegawai. Setiap pegawai diberikan pilihan untuk melanjutkan tugas atau tidak melanjutkan.
“Sudah kita sepakati bersama beberapa waktu lalu, setiap pegawai dapat memilih melanjutkan tugas atau dirumahkan. Bagi yang melanjutkan, gaji disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, termasuk bagi yang sebelumnya belum menerima honor,” jelasnya.
Dari total 794 orang yang diusulkan, sebagian tidak dapat mengikuti proses pengangkatan karena mengundurkan diri. Selain itu, terdapat tenaga guru yang lulus seleksi di Sekolah Garuda sehingga tidak masuk dalam pengangkatan PPPK Paruh Waktu.
Wali Kota Sabang juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam pengaturan waktu kerja, khususnya bagi pegawai yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Ia berharap seluruh PPPK yang baru diangkat dapat bekerja dengan penuh keikhlasan dan terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Mari kita syukuri apa yang telah diberikan. Jika dibandingkan dengan daerah lain, Kota Sabang termasuk yang memberikan perhatian baik kepada pegawainya. Harapan saya, bapak-ibu bekerja dengan ikhlas, memiliki niat tulus dalam melayani masyarakat, dan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tutupnya. (*)