BBPOM Aceh Dampingi UMKM Naik Kelas, Fokus pada Standar Produksi Pangan dan Kosmetik

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Besar – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas melalui kegiatan pendampingan intensif kepada pelaku usaha, Kamis (23/4/2026).

Pendampingan kali ini menyasar pelaku usaha pangan olahan dari Koperasi Konsumen Syariah Mina Bahari Sentosa, Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri (SUPM) Ladong yang tengah mempersiapkan sarana produksi pangan, serta Divisi Nilam Yayasan Amanah di Kabupaten Aceh Besar yang sedang merintis pembangunan fasilitas produksi kosmetik.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Tim Sertifikasi BBPOM Aceh, Muhibbudin, dengan pendekatan komprehensif, mencakup aspek administratif hingga peninjauan langsung ke lokasi sarana produksi. 

Tim memberikan arahan teknis guna memastikan kesiapan fasilitas sesuai standar keamanan dan mutu yang ditetapkan.

Dalam proses pendampingan, pelaku usaha juga mendapatkan bimbingan intensif terkait penyusunan dokumen Standard Operating Procedure (SOP) sebagai bagian penting dalam proses registrasi produk. 

Selain itu, konsultasi desain dan tata letak fasilitas produksi turut diberikan agar selaras dengan prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), sehingga proses produksi dapat berlangsung higienis, efisien, dan aman.

Muhibbudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan dalam membantu pelaku usaha memenuhi standar yang dipersyaratkan.

“Pendampingan ini tidak hanya fokus pada pemenuhan dokumen, tetapi juga memastikan kesiapan sarana produksi secara menyeluruh agar pelaku usaha dapat menghasilkan produk yang aman dan bermutu,” ujarnya.

Bagi Yayasan Amanah, pendampingan tersebut menjadi momentum penting dalam proses transformasi usaha. Dari yang sebelumnya berfokus pada produksi nilam, kini mulai beralih ke pembangunan fasilitas produksi kosmetik.

“Kami sangat terbantu, terutama dalam memahami standar yang harus dipenuhi untuk memulai produksi kosmetik yang aman dan sesuai regulasi,” ungkap perwakilan Yayasan Amanah.

Melalui pendekatan kolaboratif dan solutif, BBPOM Aceh menegaskan perannya sebagai mitra strategis UMKM, tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pembina yang aktif mendampingi pelaku usaha dalam menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini