ACEH BESAR – Upaya penguatan ekonomi gampong di Kabupaten Aceh Besar terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, yang kini dinilai berhasil mengembangkan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Tim dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Besar melakukan kunjungan pembinaan ke BUMG “Maju Sejahtera” Gampong Leu Ue, Rabu (29/4/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung perkembangan usaha sekaligus memperkuat tata kelola BUMG agar semakin berdaya saing.
Gampong Leu Ue yang berada sekitar 3 kilometer di selatan perbatasan Kota Banda Aceh memiliki luas wilayah 66 hektare dengan jumlah penduduk 2.138 jiwa atau 647 kepala keluarga.
Sebelumnya, kondisi ekonomi masyarakat didominasi kelompok berpenghasilan rendah dengan beragam mata pencaharian, namun kini menunjukkan tren perbaikan berkat penguatan sektor ekonomi gampong.
BUMG “Maju Sejahtera” menjadi motor penggerak utama perubahan tersebut dengan mengelola potensi lokal masyarakat secara terstruktur. Saat ini, BUMG tersebut memiliki tiga unit usaha utama, yakni pasar mini, usaha penggemukan sapi, serta simpan pinjam perempuan yang terus berkembang.
Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kemendesa PDT Provinsi Aceh, Zulfahmi Hasan, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Potensi Gampong Leu Ue ini sangat luar biasa untuk terus dikembangkan. Apalagi BUMG Maju Sejahtera sudah memiliki tiga unit usaha yang berjalan baik, termasuk simpan pinjam dengan tingkat pengembalian mencapai 98 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, unit usaha penggemukan sapi yang bersumber dari dana desa serta pasar mini yang beroperasi setiap hari menjadi bukti nyata perkembangan ekonomi gampong yang signifikan.
Zulfahmi juga menilai kehadiran program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas pemerintah pusat akan menjadi penguat ekosistem ekonomi desa.
“Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi mitra strategis dalam memperkuat pilar ekonomi gampong,” katanya.
Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi DPMG Aceh Besar, Ikhsan, SE, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen memberikan pembinaan dan dukungan terhadap pengembangan BUMG Leu Ue.
“Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Aceh Besar akan terus mendukung dan membina agar BUMG ini semakin maju dan menjadi contoh bagi gampong lain,” ungkapnya.
Koordinator Pendamping Desa Aceh Besar, A. Basir A. Jalil, bersama Tenaga Ahli P3MD, Ermiza, juga menyatakan akan terus melakukan pendampingan secara aktif, mulai dari pemantauan hingga fasilitasi pengembangan usaha BUMG.
Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, VE, ST, menyampaikan bahwa keberhasilan BUMG merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Kami berterima kasih atas perhatian semua pihak. Kehadiran tim Kemendesa PDT dan DPMG Aceh Besar menjadi semangat baru bagi kami untuk terus mengembangkan BUMG ini,” ujarnya.
Dengan sinergi pemerintah, pendamping desa, dan masyarakat, BUMG “Maju Sejahtera” diharapkan dapat terus berkembang sebagai model pemberdayaan ekonomi gampong yang berkelanjutan di Aceh Besar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Tuha Peut, tokoh masyarakat, pengurus BUMG, serta aparatur Gampong Leu Ue.[]
