Himbarsi Gelar Rakernas dan BPRS Summit 2026 di Lombok, Perkuat Sinergi Industri Keuangan Syariah

Editor: Syarkawi author photo

 


LOMBOK — Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (Himbarsi) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan BPRS Summit 2026 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 19–21 April 2026. 

Kegiatan berskala nasional ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antar pelaku industri keuangan syariah, khususnya Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS), dalam menghadapi tantangan dan peluang ekonomi ke depan.

Mengusung tema “Dari Lombok untuk Indonesia: Menguatkan Sinergi, Mendorong Inovasi, Membangun Ketahanan Industri BPRS”, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi, pertukaran gagasan, serta penguatan komitmen dalam mendorong pertumbuhan industri BPRS yang lebih tangguh dan adaptif.

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh pengurus dan anggota Himbarsi, tetapi juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari regulator, praktisi perbankan syariah, akademisi, hingga pelaku UMKM. 

Kehadiran berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang komprehensif dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia.

Rangkaian kegiatan yang disiapkan pun beragam. Diawali dengan UMKM Fest yang menampilkan berbagai produk unggulan dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah binaan BPRS. 

Kegiatan ini menjadi ajang promosi sekaligus membuka peluang akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal maupun nasional.

Selanjutnya, Rakernas Himbarsi 2026 akan menjadi forum utama dalam membahas isu-isu strategis organisasi, evaluasi program kerja, serta penyusunan rencana ke depan. 

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas antaranggota dan menyelaraskan visi dalam pengembangan BPRS di seluruh Indonesia.

Kegiatan Halal Bihalal juga menjadi bagian dari rangkaian acara, sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam industri berbasis syariah.

Selain itu, Seminar Nasional akan menghadirkan narasumber kompeten yang membahas isu-isu terkini, inovasi digital, serta strategi peningkatan daya saing BPRS di tengah dinamika ekonomi global. 

Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan untuk kemajuan industri.

Puncak kegiatan, yakni BPRS Summit 2026, akan dikemas dalam bentuk forum panel yang mempertemukan pemimpin industri, regulator, dan para pakar. 

Forum ini menjadi ruang strategis dalam merumuskan langkah kolaboratif guna memperkuat ketahanan industri keuangan syariah nasional.

Sebagai penutup, peserta akan mengikuti kegiatan Fun Walk di kawasan Mandalika, salah satu destinasi wisata unggulan NTB. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dengan terselenggaranya Rakernas dan BPRS Summit 2026 ini, diharapkan industri BPRS semakin solid, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional, khususnya dalam mendukung pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. (**)

Share:
Komentar

Berita Terkini