Aceh Besar – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Aceh Besar.
Insiden tersebut terjadi di ruas Jalan Banda Aceh–Meulaboh, tepatnya di Desa Dayah Mamplam, Kecamatan Leupung, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 04.45 WIB.
Peristiwa itu melibatkan satu unit mobil penumpang jenis Honda Brio bernomor polisi BL 1439 VJ dan sebuah becak motor (bentor) tanpa nomor polisi.
Kapolres Aceh Besar AKBP Chairul Ikhsan melalui Kasat Lantas AKP Ferianto menjelaskan, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi mobil berupaya menghindari hewan yang melintas di jalan.
Mobil Honda Brio yang dikemudikan Muhammad Surya ZK (23), warga Nagan Raya, saat itu melaju dari arah Meulaboh menuju Banda Aceh.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi terkejut melihat seekor kucing melintas di badan jalan.
“Pengemudi refleks membanting setir ke kanan untuk menghindari hewan tersebut, sehingga kendaraan masuk ke jalur berlawanan,” ujar AKP Ferianto.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju becak motor yang dikendarai Husni ZA (56), warga Pidie Jaya.
Karena jarak yang sudah dekat dan kondisi jalan yang minim penerangan, tabrakan tidak dapat dihindari.
Petugas menyebutkan, becak motor tersebut tidak dilengkapi lampu utama. Pengendaranya hanya menggunakan senter di kepala sebagai alat penerangan.
Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan terpental ke bahu jalan. Mobil mengalami kerusakan parah di bagian depan, sementara bentor hancur di beberapa bagian.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi becak motor, Husni ZA, meninggal dunia di lokasi karena mengalami luka serius.
Sementara pengemudi mobil mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat terganggu.
Saat ini, Satlantas Polres Aceh Besar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor kondisi jalan, visibilitas, serta kelengkapan kendaraan.
AKP Ferianto mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada waktu dini hari hingga subuh yang minim pencahayaan.
“Kami mengingatkan pengendara untuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, termasuk fungsi lampu utama, serta menghindari manuver mendadak yang berisiko,” ujarnya.
Ia menambahkan, kewaspadaan dan kelengkapan kendaraan merupakan faktor utama dalam menjaga keselamatan di jalan raya. (*)
