Lhoksukon - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyalurkan bantuan jatah hidup, stimulan pemulihan ekonomi, serta isi hunian bagi para penyintas banjir dengan total nilai mencapai Rp23 miliar.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa, di Kantor Camat Jambo Aye, Jumat (17/4/2026) sore.
Ayah Wa menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan melalui Pos Indonesia kepada masing-masing penyintas sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Dalam sepekan ini, penyaluran ditargetkan tuntas untuk 50 desa yang tersebar di enam kecamatan, yaitu Baktiya, Langkahan, Muara Batu, Sawang, Seunuddon, dan Tanah Jambo Aye,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat penyintas lainnya untuk bersabar. Menurutnya, usulan bantuan tahap ketiga akan segera dikirimkan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia pada pekan depan.
“Jangan ragukan komitmen saya dalam membela korban. Saya mengawal langsung para ASN yang bertugas mengentri data, mereka bekerja siang dan malam. Kita upayakan seluruh bantuan segera cair,” tegasnya.
Bupati turut mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait proses penyaluran bantuan. Ia menjelaskan bahwa seluruh anggaran berada di Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Dana tersebut baru disalurkan setelah melalui proses usulan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Untuk bantuan jatah hidup, stimulan pemulihan ekonomi, dan isi hunian disalurkan melalui Kantor Pos Indonesia.
Sementara itu, bantuan stimulan rehabilitasi rumah disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia.
“Dana tidak berada di daerah. Prosesnya berjenjang, mulai dari kabupaten, gubernur, hingga kementerian. Setelah itu, bantuan disalurkan langsung ke rekening penyintas banjir tanpa melalui rekening pemerintah daerah,” pungkasnya.[]
