Banda Aceh – Warga Gampong Lamjame, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, diresahkan dengan temuan bangkai ayam atau ayam tiren (mati kemarin) yang berserakan di sekitar lingkungan sekolah yang masih aktif digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan membahayakan kesehatan, mengingat bangkai ayam sangat rentan menjadi sumber bakteri dan penyakit yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, termasuk keracunan makanan dan infeksi.
Kapolresta Banda Aceh, Andi Kirana, melalui Kapolsek Jaya Baru, Tea Gustianingsih, membenarkan adanya temuan tersebut.
“Kami bersama perangkat Gampong Lamjame telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi berdasarkan laporan warga dan pihak sekolah,” ujar Kapolsek Jaya Baru, Kamis (30/4/2026).
Ia menegaskan, temuan bangkai ayam di sekitar area pendidikan harus segera ditindaklanjuti karena selain menimbulkan bau tidak sedap, juga berpotensi menyebarkan penyakit kepada masyarakat, khususnya para pelajar.
“Kondisi ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berisiko terhadap kesehatan warga dan siswa di sekitar lokasi,” tambahnya.
Pihak kepolisian bersama aparatur gampong telah memberikan imbauan serta edukasi kepada peternak dan pelaku usaha ayam petelur agar lebih memperhatikan pengelolaan limbah, khususnya bangkai ayam, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.
Kapolsek berharap, dengan adanya langkah tersebut, masyarakat dapat terhindar dari potensi penyebaran penyakit dan tercipta lingkungan yang bersih serta sehat.[]
