Polres Pidie Jaya Gelar Rakor Lintas Sektoral, Antisipasi Dampak Geopolitik, May Day, dan El Nino 2026

Editor: Syarkawi author photo

 


Meureudu – Polres Pidie Jaya menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral guna memperkuat stabilitas keamanan dan ketahanan daerah di tengah dinamika global. 

Rakor ini membahas antisipasi dampak geopolitik global, pengamanan Hari Buruh Internasional (May Day), serta potensi cuaca ekstrem El Nino 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Thahya Dharaka Polres Pidie Jaya, Kamis (30/4/2026).

Rapat dipimpin Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu dan dihadiri Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, unsur Forkopimda, TNI, Ketua DPRK, para kepala SKPK, instansi terkait, serta jajaran pejabat utama dan Kapolsek di lingkungan Polres Pidie Jaya.

Dalam rakor tersebut, dibahas langkah-langkah antisipatif terhadap potensi dampak konflik geopolitik global yang dapat berimbas ke daerah, pengamanan situasi kamtibmas saat May Day, serta kesiapan menghadapi ancaman kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

Kapolres Pidie Jaya menegaskan, eskalasi konflik internasional berpotensi memicu kenaikan harga energi, meningkatnya biaya distribusi, serta inflasi kebutuhan pokok. 

Kondisi ini dinilai dapat berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama di tengah proses pemulihan pascabanjir bandang akhir 2025.

“Karena itu, diperlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi stabilitas daerah,” ujarnya.

Sebagai langkah proaktif, Polres Pidie Jaya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dan petani melalui Bhabinkamtibmas, serta mengintensifkan patroli terpadu guna mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Di sisi lain, pemerintah daerah diminta menyiapkan langkah konkret dan terukur, khususnya dalam menjaga stabilitas harga, distribusi pangan, serta kesiapan menghadapi potensi krisis akibat dampak El Nino.

Bupati Pidie Jaya menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

“Kita harus bergerak cepat dan tepat, memastikan setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan,” katanya.

Melalui rakor ini, diharapkan tercipta kesiapsiagaan yang lebih matang dalam menjaga keamanan, stabilitas ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat Pidie Jaya di tengah dinamika global dan potensi bencana alam.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini