JAKARTA – Pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dinilai berlangsung lancar. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Polri dalam mengelola lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ketupat.
Selama 13 hari pelaksanaan operasi, Polri dinilai mampu hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan optimal.
Selain memastikan kelancaran arus kendaraan, aparat kepolisian juga dinilai berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia, Edi Saputra Hasibuan, menyebut capaian tersebut sebagai bukti komitmen Polri dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.
“Keberhasilan dalam melancarkan arus mudik dan balik Lebaran ini menunjukkan Polri hadir memberikan pelayanan yang baik. Pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis membuat masyarakat merasa aman selama perjalanan,” ujarnya.
Menurut Edi, kehadiran personel Polri di berbagai titik pengamanan dan pelayanan memberikan dampak signifikan terhadap persepsi masyarakat.
Respons cepat dan kesiapsiagaan petugas di lapangan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran arus mudik.
“Apa yang dirasakan masyarakat adalah kehadiran Polri yang sigap dan memberikan rasa nyaman. Ini menjadi indikator penting keberhasilan Operasi Ketupat,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan operasi, Polri menerima banyak tanggapan positif dari masyarakat.
Hal tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Dalam 13 hari Operasi Ketupat, Polri mendapat banyak respons positif. Ini menjadi catatan baik yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan ke depan,” tambahnya.
Dengan capaian tersebut, Polri diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam pengamanan momentum besar dengan mobilitas tinggi seperti arus mudik dan balik Lebaran.[]
