![]() |
| Kepala Puskesmas Darul Kamal, Maya Sopa, memberikan edukasi kesehatan kepada siswa dalam kegiatan pembinaan sekolah terintegrasi di Aceh Besar, Selasa (28/4/2026). FOTO/MC ACEH BESAR |
Kota Jantho – Puskesmas Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar, melaksanakan kegiatan pembinaan sekolah secara terintegrasi dengan menghadirkan berbagai program kesehatan bagi siswa dan lingkungan sekolah, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan fisik, pemeriksaan gigi dan mulut, serta edukasi terkait gizi, frambusia, dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Selain itu, tim tenaga kesehatan juga melakukan penilaian menyeluruh terhadap kondisi lingkungan sekolah.
Adapun aspek yang diperiksa mencakup kebersihan lingkungan, ketersediaan air bersih, pencahayaan ruang belajar, sirkulasi udara, suhu ruangan, hingga tingkat kebisingan.
Kepala Puskesmas Darul Kamal, Maya Sopa, mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan kesehatan siswa sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan nyaman.
“Kegiatan ini dilaksanakan secara terintegrasi agar intervensi yang diberikan lebih menyeluruh, baik dari sisi kesehatan individu siswa maupun lingkungan sekolah,” ujar Maya Sopa.
Ia menjelaskan, edukasi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa sejak dini terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
“Kami juga memberikan edukasi gizi, frambusia, serta PHBS agar siswa memahami pentingnya pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan turut melakukan pengecekan program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan pelaksanaannya sesuai standar kesehatan.
“Program MBG menjadi perhatian kami karena asupan gizi yang baik sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan konsentrasi belajar siswa,” jelasnya.
Menurut Maya, pelaksanaan kunjungan sekolah secara terintegrasi dinilai lebih efisien dan efektif karena seluruh program kesehatan dapat dijalankan dalam satu waktu tanpa mengganggu proses belajar mengajar.
“Dengan pola ini, sekolah tidak terganggu oleh kunjungan yang dilakukan secara terpisah oleh masing-masing program,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan secara berkala di sekolah-sekolah dalam wilayah kerjanya sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di sektor kesehatan.
“Kami ingin memastikan siswa tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki pemahaman tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.[]
