Aceh Selatan – Komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur kembali ditunjukkan melalui pengerjaan Jembatan Armco di sejumlah titik di Kabupaten Aceh Selatan.
Hingga Kamis (9/4/2026), progres pembangunan di Desa Pasi Rasian, Kecamatan Pasi Raja, serta Desa Raket, Kecamatan Trumon, terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Di Desa Pasi Rasian, pembangunan jembatan telah memasuki tahap penimbunan, yang menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur dasar sekaligus membentuk oprit jembatan agar kokoh dan siap digunakan.
Personel TNI bersama masyarakat setempat terlihat bahu-membahu melakukan pekerjaan di lapangan dengan semangat gotong royong.
Material disusun secara cermat untuk memastikan setiap lapisan memiliki daya dukung maksimal. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan.
Koordinator lapangan, Faisal Kurniawan, menyampaikan optimisme bahwa seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan sesuai target waktu.
“Kami optimistis seluruh proses berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran jembatan tersebut nantinya akan menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi, sekaligus membuka jalur strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah setempat.
Sementara itu, di Kecamatan Trumon, pembangunan juga berlangsung cepat. Setelah Jembatan Armco di titik Ketapang II, Desa Raket, dapat dilalui sementara, personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) langsung melanjutkan pekerjaan ke titik berikutnya, yakni Ketapang III.
Pada tahap ini, pemasangan konstruksi Armco mulai dilakukan dengan dukungan alat berat, sehingga proses pengerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Pekerjaan dilaksanakan secara intensif sebagai bentuk komitmen percepatan pembangunan.
“Setelah titik sebelumnya dapat difungsikan sementara, kami langsung bergerak ke titik berikutnya tanpa jeda agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tambah Faisal.
Di titik Ketapang II, personel TNI bersama warga juga melaksanakan pengecoran serta penguatan pondasi jembatan guna memastikan kekuatan dan ketahanan konstruksi dalam jangka panjang.
Pembangunan Jembatan Armco ini diharapkan mampu membuka akses transportasi yang lebih baik, termasuk menghubungkan Aceh Selatan dengan wilayah lain seperti Kabupaten Aceh Singkil melalui kawasan Buluh Seuma.
Selama ini, keterbatasan akses menjadi kendala utama dalam mobilitas serta distribusi hasil pertanian masyarakat.
Warga setempat menyambut baik percepatan pembangunan tersebut. Mereka berharap jembatan segera rampung agar aktivitas sehari-hari menjadi lebih lancar dan aman.
“Kami sangat bersyukur. Dengan adanya jembatan ini nanti, akses kami akan jauh lebih mudah,” ujar salah seorang warga.
Dengan progres yang terus meningkat, kehadiran Jembatan Armco diyakini akan menjadi solusi strategis dalam membuka keterisolasian wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.[]
