Pidie – Dalam rangka memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran kepada para petani, Babinsa Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie, Kopka Dedi Sutarnak bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Rusdi, S.P., melaksanakan kegiatan pendataan ulang Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) bagi kelompok tani di Desa Barieh, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Kamis (14/05/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi antara TNI AD dan instansi pertanian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam memastikan distribusi pupuk subsidi seperti pupuk Poskha dan Urea benar-benar diterima oleh petani yang berhak sesuai kebutuhan lahan pertanian.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa dan PPL turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan pencocokan data kelompok tani serta anggota kelompok tani penerima pupuk subsidi.
Pendataan dilakukan dengan mencocokkan luas lahan baku sawah milik petani dengan jumlah pupuk yang akan didistribusikan berdasarkan data yang tercantum dalam RDKK atau Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok.
Kopka Dedi Sutarnak mengatakan bahwa pendataan ulang tersebut sangat penting guna memastikan penyaluran pupuk subsidi berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan petani pada musim tanam gadu yang sedang berlangsung.
“Kami bersama PPL melakukan pengecekan langsung agar data penerima pupuk subsidi benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya ketidaksesuaian data serta memastikan para petani mendapatkan pupuk sesuai hak dan kebutuhan mereka,” ujar Kopka Dedi Sutarnak.
Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pendampingan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, PPL Rusdi, S.P., menjelaskan bahwa RDKK menjadi acuan utama dalam pendistribusian pupuk bersubsidi kepada kelompok tani.
Oleh karena itu, validasi dan pendataan ulang sangat diperlukan agar penyaluran pupuk dapat dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.
“Melalui pendataan ulang ini, kami ingin memastikan bahwa data luas lahan dan jumlah kebutuhan pupuk petani benar-benar sesuai. Dengan data yang akurat, distribusi pupuk subsidi dapat berjalan lebih efektif dan membantu meningkatkan hasil pertanian masyarakat,” jelas Rusdi.
Kegiatan pendataan ulang tersebut juga mendapat sambutan positif dari para petani di Desa Barieh. Mereka mengaku senang dan merasa terbantu dengan adanya pendampingan langsung dari Babinsa dan PPL dalam memastikan kebutuhan pupuk untuk musim tanam dapat terpenuhi.
Danramil 12/Sakti, Kapten Inf Dwi Santosa, menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam mendukung sektor pertanian merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
Menurutnya, pendampingan seperti ini penting dilakukan guna membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan serta memastikan program bantuan pertanian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Babinsa akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam mendukung para petani, mulai dari pendataan, pengolahan lahan, hingga masa panen. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Sakti dapat terus berkembang dan memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat,” ungkap Danramil.
Melalui kegiatan pendataan ulang RDKK tersebut, diharapkan distribusi pupuk bersubsidi di Kecamatan Sakti, khususnya Desa Barieh, dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan para petani di wilayah Kabupaten Pidie.[]
