Pidie Jaya – Dalam rangka memantau perkembangan harga kebutuhan pokok serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, Babinsa Koramil 19/Meureudu Kodim 0102/Pidie, Koptu Musliadi, melaksanakan kegiatan pengecekan harga sembako di Desa Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (4/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan aparat kewilayahan guna memantau kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah binaan.
Melalui pemantauan langsung di lapangan, Babinsa dapat mengetahui perkembangan harga bahan kebutuhan pokok, tingkat ketersediaan barang, serta situasi aktivitas perdagangan yang berlangsung di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Koptu Musliadi berinteraksi langsung dengan para pedagang maupun masyarakat yang sedang berbelanja. Ia meninjau sejumlah komoditas kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, tepung, cabai, bawang merah, bawang putih, dan beberapa bahan pangan lainnya yang menjadi kebutuhan utama masyarakat sehari-hari.
Menurut Koptu Musliadi, pemantauan harga sembako sangat penting untuk mengetahui kondisi pasar sekaligus mendeteksi sejak dini kemungkinan terjadinya kenaikan harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.
Melalui kegiatan ini, aparat kewilayahan dapat memperoleh data dan informasi yang aktual mengenai situasi ekonomi di tingkat desa.
“Pengecekan harga sembako ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah binaan. Dengan turun langsung ke lapangan, kami dapat memperoleh informasi yang lebih akurat terkait kondisi pasar dan ketersediaan barang yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain melakukan pemantauan harga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi sosial dengan pedagang dan warga.
Melalui interaksi langsung, Babinsa dapat mendengar berbagai masukan maupun keluhan masyarakat terkait kondisi perekonomian, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara aparat kewilayahan dan warga.
Dari hasil pemantauan yang dilakukan, aktivitas perdagangan di Desa Kota Meureudu berjalan normal.
Ketersediaan bahan kebutuhan pokok secara umum masih mencukupi kebutuhan masyarakat, sementara harga sejumlah komoditas relatif stabil meskipun terdapat beberapa bahan pangan yang mengalami fluktuasi sesuai kondisi pasokan dan permintaan pasar.
Para pedagang menyambut baik kehadiran Babinsa yang turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi pasar.
Menurut mereka, kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian aparat teritorial terhadap perkembangan ekonomi masyarakat serta memberikan rasa perhatian dan kedekatan antara TNI dengan warga.
Kegiatan pengecekan harga sembako ini juga menjadi bagian dari upaya Koramil 19/Meureudu dalam mendukung terciptanya stabilitas wilayah, khususnya di bidang sosial dan ekonomi.
Informasi yang diperoleh dari lapangan dapat menjadi bahan pemantauan perkembangan situasi di wilayah sekaligus mendukung langkah antisipasi apabila terjadi perubahan yang berpotensi memengaruhi kehidupan masyarakat.
Koramil 19/Meureudu akan terus mendorong para Babinsa untuk aktif memantau perkembangan wilayah binaan, baik dari aspek keamanan, sosial, maupun ekonomi.
Dengan demikian, keberadaan aparat kewilayahan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terciptanya kondisi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.[]
