BANDA ACEH – Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional setelah resmi masuk dalam daftar World’s Best Banks 2026 yang dirilis lembaga riset global Statista.
Pencapaian tersebut menempatkan Bank Aceh sebagai salah satu dari 11 bank terbaik di Indonesia sekaligus memperkuat posisinya di kancah perbankan nasional dan internasional.
Ketua SEKBER Aceh Mualem-DekFadh, Muhammad Khusyasyi atau yang akrab disapa Pangeran, menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, atas capaian tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Bank Aceh menembus daftar bank terbaik dunia merupakan hasil dari kepemimpinan yang progresif dalam mentransformasi bank daerah menjadi institusi berstandar global.
Dalam daftar tersebut, Bank Aceh berhasil menempati peringkat 11 nasional dan menjadi salah satu dari tiga Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia yang mendapat pengakuan internasional bersama Bank Nagari dan Bank Sumut.
Penilaian dilakukan berdasarkan survei independen terhadap sekitar 54 ribu nasabah di 34 negara dengan sejumlah indikator utama, seperti tingkat kepercayaan masyarakat, layanan digital, kualitas pelayanan nasabah, aksesibilitas layanan, hingga solusi keuangan yang ditawarkan.
Keberhasilan Bank Aceh dinilai tidak terlepas dari penguatan layanan digital dan inovasi perbankan syariah yang terus dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir.
Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan transformasi digital.
“Alhamdulillah, pengakuan dunia ini membuktikan bank daerah mampu bersaing di level internasional. Kami tetap fokus pada transformasi digital dan inovasi layanan agar terus menjadi motor penggerak ekonomi syariah yang modern bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.
Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa Bank Aceh tidak hanya berperan sebagai bank daerah, tetapi juga telah menjadi representasi kekuatan perbankan syariah Indonesia di tingkat global.[]
