JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat kolaborasi dengan sektor industri guna menghadirkan program pascarehabilitasi yang berkelanjutan bagi mantan penyalahguna narkotika.
Dalam pertemuan bersama PT Gyokai Indonesia di ruang kerja Kepala BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026), Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menegaskan pentingnya pemberdayaan ekonomi dan pelatihan keterampilan untuk menekan risiko kambuh (relapse) pada mantan penyalahguna narkotika.
Pada kesempatan tersebut, PT Gyokai Indonesia memaparkan program pelatihan intensif berbasis kompetensi yang dipadukan dengan praktik lapangan serta jaminan penempatan kerja tanpa biaya tambahan.
Perusahaan juga memperkenalkan program “Paksa Sarjana” yang bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi guna membuka akses pendidikan lanjutan bagi peserta pelatihan.
Dalam diskusi itu, BNN dan PT Gyokai Indonesia sepakat memperkuat sinergi pascarehabilitasi melalui pengembangan soft skill, pelatihan kerja, serta asesmen psikologi sebelum penempatan kerja.
Tahap awal program direncanakan difokuskan di wilayah Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Sebagai bentuk dukungan konkret, PT Gyokai Indonesia bersama 12 perusahaan mitra siap menyerap sedikitnya 200 tenaga kerja terampil.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat reintegrasi sosial mantan penyalahguna narkotika sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Bersinar.[]
