Bupati Aceh Barat Ingatkan Pentingnya Fokus, Jangan Terjebak Menyenangkan Semua Pihak

Editor: Syarkawi author photo

 

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP (mengenakan baju merah) sedang bersepeda dengan jajarannya, Ahad (3/5/2026). Foto: Media Sosial Tarmizi

Aceh Barat – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengingatkan pentingnya menjaga fokus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab tanpa terjebak pada upaya menyenangkan semua pihak. 

Hal itu disampaikannya sebagai refleksi atas dinamika sosial dan tekanan opini publik yang kerap dihadapi pemimpin maupun masyarakat luas.

Menurut Tarmizi, salah satu sumber tekanan batin bukan semata persoalan ekonomi atau kesehatan, melainkan kebiasaan terlalu memikirkan penilaian orang lain. Ia merujuk pada riset Rory O’Connor yang menyebut fenomena tersebut sebagai social perfectionism.

“Banyak orang merasa tertekan bukan karena tidak punya uang atau sakit, tetapi karena terlalu memikirkan apa kata orang. Pusing dengan komentar, penilaian buruk, bahkan fitnah,” ujar Tarmizi melalui akun media sosialnya, Ahad (3/5/2026).

Ia menegaskan, sikap bijak dalam menyikapi kritik menjadi kunci penting. Kritik yang konstruktif, kata dia, perlu diterima dengan lapang dada, sementara serangan bernada negatif tidak perlu direspons secara berlebihan.

“Kalau kritik itu benar, kita harus berterima kasih. Tapi kalau sekadar nyinyir, menyerang, atau fitnah, tidak perlu diambil hati. Itu justru bisa menjadi ladang pahala,” katanya.

Tarmizi juga mengutip pesan Imam Syafi’i yang menyatakan “Ridhannas ghayatun la tudrak”, yang berarti mengharapkan semua orang merasa puas adalah sesuatu yang mustahil dicapai.

Dalam konteks kepemimpinan, ia mengingatkan agar energi tidak dihabiskan untuk mengejar pengakuan dari semua pihak, terlebih dari mereka yang sejak awal memang tidak akan pernah merasa puas, baik karena perbedaan politik, kepentingan, maupun ideologi.

“Jangan habiskan energi untuk menyenangkan semua orang, apalagi mereka yang sejak awal memang tidak akan pernah puas,” tegasnya.

Sebaliknya, Tarmizi mengajak seluruh pihak untuk tetap fokus pada tujuan utama pembangunan, yakni mewujudkan visi dan misi yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

“Kita harus fokus pada tujuan. Ajak semua pihak berjalan bersama menuju visi dan misi yang sudah kita tetapkan. Itu jauh lebih penting daripada sibuk merespons hal-hal yang tidak produktif,” pungkasnya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini