KOTA JANTHO — Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, meninjau langsung proses finalisasi lahan yang diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Bukit Meusara, Kota Jantho, Selasa (12/5/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum memasuki tahapan lanjutan, termasuk survei ulang oleh kementerian terkait sebagai bagian dari proses verifikasi teknis dan administrasi.
Dalam kesempatan itu, Muharram Idris menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Aceh Besar.
“Pemerintah daerah terus mendorong percepatan seluruh tahapan administrasi agar pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat segera berjalan sesuai rencana,” ujar Muharram Idris saat meninjau lokasi.
Menurutnya, kawasan Bukit Meusara memiliki potensi pengembangan yang baik karena berada di wilayah Kota Jantho yang terus diarahkan sebagai pusat pelayanan pendidikan dan pemerintahan Kabupaten Aceh Besar.
“Pengembangan kawasan Bukit Meusara merupakan bagian dari upaya memperkuat peran Kota Jantho sebagai pusat pendidikan dan pemerintahan di Kabupaten Aceh Besar,” katanya.
Bupati juga meminta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait untuk mempercepat persiapan teknis pendukung pembangunan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Perhubungan, serta PDAM diminta bersinergi dalam menyiapkan infrastruktur dasar.
Khusus kepada PDAM, Bupati meminta agar memastikan kesiapan jaringan air bersih di kawasan tersebut.
Sementara itu, pihak PLN juga diharapkan mendukung penyediaan jaringan listrik guna menunjang kebutuhan dasar pembangunan Sekolah Rakyat.
“Seluruh perangkat daerah terkait diminta bersinergi agar seluruh kebutuhan dasar infrastruktur, baik jalan, air bersih, maupun listrik, dapat dipastikan siap sebelum pembangunan dimulai,” pungkasnya.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kadis PUPR Aceh Besar Ir. Syahrial Amanullah, ST, Plt Kadis Sosial Aceh Besar Aulia Rahman, SSTP, MSi, Kadis DLHK Aceh Besar Muwardi, SH, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Aceh Besar.[]
