Dirut BPRS Hikmah Wakilah Ikuti Zoom Nasional, Bahas Penguatan Tata Kelola Perbankan Syariah

Editor: Syarkawi author photo

 

Direktur Utama BPR Syariah Hikmah Wakilah Sugito. SE., ME- mengikuti zoom meeting bersama para direksi BPR Syariah seluruh Indonesia, Sabtu (23/5/2026) usai Subuh.

BANDA ACEH – Direktur Utama BPR Syariah Hikmah Wakilah, Sugito, S.E., M.E., mengikuti kegiatan zoom meeting bersama jajaran direksi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dari seluruh Indonesia, Sabtu (23/5/2026) usai salat Subuh.

Pertemuan virtual tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi, memperluas wawasan, serta membahas penguatan tata kelola dan pengembangan industri perbankan syariah di Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung secara daring itu diikuti oleh para direksi BPRS dari berbagai daerah dengan semangat memperkuat sinergi dan peran lembaga keuangan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

Forum ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman, tantangan, serta strategi dalam menghadapi dinamika industri jasa keuangan yang terus berkembang.

Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan dari narasumber utama Slamet, selaku Kepala Divisi Syariah Bank Jawa Tengah.

Ia menyampaikan sejumlah perspektif terkait penguatan bisnis BPRS, pengembangan layanan berbasis prinsip syariah, peningkatan kualitas tata kelola, hingga pentingnya inovasi dalam menghadapi transformasi digital dan perubahan kebutuhan masyarakat.

Slamet menegaskan bahwa BPRS memiliki peran strategis sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Karena itu, penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan kualitas layanan, serta adaptasi terhadap teknologi digital menjadi hal penting agar BPRS tetap kompetitif dan relevan.

Keikutsertaan Direktur Utama BPRS Hikmah Wakilah dalam forum nasional ini mencerminkan komitmen institusi dalam meningkatkan kapasitas manajemen, memperluas jejaring kelembagaan, serta menyerap praktik terbaik dari berbagai BPRS di Indonesia.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan kepada nasabah sekaligus meningkatkan kontribusi lembaga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di daerah.

Selain sebagai forum diskusi, pertemuan virtual ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar direksi BPRS di seluruh Indonesia.

Melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan, diharapkan industri BPRS semakin solid dalam menghadapi tantangan ekonomi, meningkatkan literasi keuangan syariah, serta memperluas akses pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Pertemuan yang digelar usai salat Subuh tersebut mencerminkan semangat para pelaku industri BPRS untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan mendorong sistem ekonomi syariah nasional yang lebih inklusif, tangguh, dan berdaya saing.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini