Forum Advokat Bersatu Gelar Silaturrahmi di Aceh Utara, Tekankan Penguatan Integritas dan Pelayanan Hukum Berkualitas

Editor: Syarkawi author photo

 

Advokat Chaleb, SH. Foto: Dok. Pribadi

Aceh Utara - Di tengah dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks, persatuan di antara para pemberi jasa hukum dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga tegaknya keadilan.

Atas dasar itu, Forum Advokat Bersatu akan menggelar kegiatan silaturrahmi bertajuk “Merajut Kebersamaan Advokat untuk Pelayanan Hukum yang Berkualitas” yang direncanakan berlangsung di The Tring Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, pada Kamis (14/5/2026).

Ketua Panitia, Advokat M. Chaleb, SH., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan memiliki makna filosofis yang mendalam dalam memperkuat integritas kolektif para advokat di Aceh Utara dan sekitarnya.

Menurutnya, profesi advokat merupakan profesi mulia (officium nobile) yang kehormatannya hanya dapat dijaga melalui soliditas, kebersamaan, dan ikatan moral yang kuat di antara para pelakunya.

“Hukum tidak hanya tegak di atas kertas, tetapi juga di atas pundak para penegaknya yang bersatu. Melalui silaturrahmi ini, kami ingin mengingatkan kembali bahwa meski sering berbeda organisasi atau berhadapan di ruang sidang, pada dasarnya kita adalah satu keluarga besar yang memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat,” ujar Chaleb dalam keterangan tertulis, Rabu malam (13/5/2026).

Ia menambahkan, tema “Merajut Kebersamaan” juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan hukum bagi masyarakat luas. Advokat yang memiliki hubungan harmonis secara internal diyakini akan lebih mudah berkolaborasi dalam memberikan bantuan hukum, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan kepastian hukum.

Kegiatan ini juga akan menjadi ruang refleksi bersama terkait standar kualitas pelayanan hukum di era digitalisasi, sekaligus memperkuat sinergi dalam memperluas akses keadilan hingga ke wilayah pelosok Aceh Utara.

Lebih lanjut, Chaleb menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di The Tring Lancok diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih santai dan terbuka, jauh dari ketegangan ruang sidang.

Dengan suasana pesisir yang tenang, diharapkan komunikasi antaradvokat dapat terjalin lebih hangat, jujur, dan menyentuh sisi kemanusiaan.

“Kami ingin rekan-rekan sejenak melepas formalitas ruang sidang dan berdiskusi dengan hati. Karena pada akhirnya, hukum yang berkualitas lahir dari nurani yang jernih dan kebersamaan yang kokoh,” pungkasnya.

Acara yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh puluhan praktisi hukum, baik senior maupun muda, dan menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas serta integritas advokat di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini