Jambi – Dewan Pimpinan Wilayah Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Provinsi Jambi memberikan apresiasi kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan jajaran kepolisian atas keberhasilan mengawal peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 yang berlangsung aman, humanis, dan kondusif.
Ketua DPW FRIC Jambi, Dody Candra, mewakili Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman, menyampaikan penghargaan khusus kepada Polda Jambi di bawah komando Krisno Halomoan Siregar beserta para pejabat utama dan Kapolres jajaran.
“Berdasarkan pantauan kami, pelaksanaan May Day 2026 berjalan aman dan kondusif. Pendekatan yang dilakukan Polri sangat humanis, penuh empati, serta mengedepankan kebersamaan dengan para buruh,” ujar Dody, Minggu (3/5/2026).
Ia menilai sinergi antara Polri, TNI, dan serikat buruh terjalin dengan baik, sehingga peringatan May Day berlangsung dalam suasana tertib dan penuh kebersamaan.
Menurut Dody, keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari strategi yang diterapkan Polri, yakni pendekatan preemtif, preventif, dan represif secara humanis.
Langkah tersebut dinilai mampu menjamin hak buruh dalam menyampaikan pendapat, sekaligus menjaga ketertiban umum dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Selain itu, Polri juga dinilai mengedepankan dialog dengan serikat buruh sebelum pelaksanaan aksi, termasuk penentuan rute, titik orasi, dan waktu kegiatan.
Pendekatan ini mencerminkan prinsip musyawarah serta menjaga netralitas dalam pengamanan.
Di lapangan, implementasi pengamanan juga dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan, seperti sikap ramah kepada massa aksi, menghindari tindakan berlebihan, serta penindakan tegas namun terukur terhadap pelaku anarkis.
Dody menambahkan, pemanfaatan teknologi seperti pemantauan melalui drone dan komunikasi publik secara real-time turut mendukung kelancaran pengamanan serta mencegah penyebaran informasi yang tidak benar.
“May Day yang kondusif bukan berarti tanpa aksi, tetapi ketika buruh dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan masyarakat tetap merasa nyaman, itu menunjukkan pengamanan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
FRIC berharap keberhasilan pengamanan May Day 2026 ini dapat terus dipertahankan sebagai model dalam pengelolaan aksi massa yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.[]
