Gotong Royong TNI dan Warga, Jembatan Umah Besi di Bener Meriah Kembali Normal

Editor: Syarkawi author photo

 


Bener Meriah – Akses transportasi masyarakat di Jembatan Umah Besi, Kabupaten Bener Meriah, kini kembali normal setelah proses perbaikan pada bagian galangan jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan berhasil diselesaikan.

Perbaikan dilakukan selama tiga hari secara gotong royong oleh personel Kodim 0119/Bener Meriah bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan masyarakat setempat hingga jembatan kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, Rabu (13/5/2026).

Sebelumnya, kerusakan pada bagian galangan jembatan sempat menghambat aktivitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah tersebut. 

Mengingat Jembatan Umah Besi merupakan salah satu jalur utama penghubung antarwilayah, percepatan perbaikan menjadi prioritas agar mobilitas warga tidak terganggu terlalu lama.

Selama proses perbaikan berlangsung, personel TNI bersama petugas Dinas PU dan masyarakat bekerja siang dan malam dengan semangat gotong royong guna memastikan kondisi jembatan kembali aman digunakan.

Danramil 03/TG Kodim 0119/Bener Meriah, Takdir Anur, mengatakan akses jembatan kini telah kembali dibuka setelah dilakukan perbaikan dan pengecekan konstruksi.

Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau kendaraan bertonase berat agar tidak melintasi jembatan demi menjaga ketahanan struktur yang ada saat ini.

“Meski akses kendaraan umum telah kembali normal, kami bersama dinas terkait mengimbau khususnya kepada kendaraan bertonase berat, terutama truk angkutan barang, agar menggunakan jalur alternatif guna mengurangi beban jembatan dan menjaga kondisi infrastruktur tetap aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembatasan kendaraan berat merupakan langkah antisipatif untuk mencegah kerusakan kembali pada bagian jembatan yang sebelumnya patah akibat tekanan beban kendaraan yang melintas secara terus-menerus.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Umah Besi sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari transportasi, distribusi hasil pertanian, hingga kegiatan ekonomi lainnya.

“Kami berharap seluruh pengendara dapat mematuhi rambu-rambu dan imbauan petugas di lapangan, khususnya kendaraan bertonase berat agar menggunakan jalur alternatif, sehingga Jembatan Umah Besi tetap dapat mendukung mobilitas masyarakat sampai nantinya tersedia jembatan permanen,” tambahnya.

Kehadiran TNI bersama instansi terkait dalam proses perbaikan jembatan mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. 

Warga mengaku bersyukur karena akses yang sebelumnya terganggu kini kembali normal sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lancar.

Salah seorang warga, Imam (50), menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu memperbaiki jembatan tersebut.

“Kami sangat bersyukur jembatan ini sudah bisa dilalui kembali. Selama perbaikan, aktivitas masyarakat memang sempat terganggu, terutama untuk membawa hasil kebun dan kebutuhan sehari-hari. Kami berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang sudah membantu memperbaiki jembatan ini,” ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat bersama-sama menjaga kondisi jembatan dengan mematuhi aturan, terutama terkait pembatasan kendaraan berat agar jembatan tidak kembali mengalami kerusakan.

Dengan kembali normalnya akses Jembatan Umah Besi, diharapkan mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, dan roda perekonomian warga di Kabupaten Bener Meriah dapat berjalan lancar seperti sediakala.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam proses perbaikan tersebut juga menjadi bukti kuatnya kebersamaan dalam mengatasi berbagai persoalan di tengah masyarakat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini