Kapolres Lhokseumawe Hadiri Khanduri Blang di Simpang Keuramat, Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat

Editor: Syarkawi author photo

 


ACEH UTARA — Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. menghadiri kegiatan Khanduri Blang yang digelar masyarakat Desa Paya Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan adat tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Tradisi Khanduri Blang diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil panen yang diperoleh masyarakat. 

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi doa bersama untuk memohon keberkahan dan keselamatan pada musim tanam berikutnya.

Khanduri Blang merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Aceh yang sarat nilai kebersamaan, kekompakan, dan pelestarian kearifan lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam Polres Lhokseumawe, Kapolsek Simpang Keuramat, unsur Muspika Kecamatan Simpang Keuramat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Paya Teungoh.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan melalui ramah tamah serta makan bersama antara jajaran kepolisian dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Lhokseumawe menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan, memperkuat kebersamaan, dan mendukung berbagai program pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan.

Kapolres menegaskan, kehadiran Polri dalam kegiatan adat dan tradisi masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal yang memiliki nilai sosial tinggi.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga untuk mempererat hubungan silaturahmi serta mendukung pelestarian budaya dan tradisi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban, serta ditutup dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini