Aceh Selatan – Pembangunan Jembatan Aramco di wilayah jajaran Kodim 0107/Aceh Selatan terus menunjukkan progres signifikan.
Hingga Rabu (13/5/2026), pengerjaan jembatan telah memasuki tahap penimbunan badan jembatan serta pemasangan batu penguat di sisi kanan dan kiri konstruksi guna memperkokoh bangunan.
Pembangunan yang dikerjakan Satgas TNI AD bersama masyarakat tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu membuka akses transportasi warga di daerah pedalaman yang selama ini mengalami keterbatasan infrastruktur, terutama saat musim hujan.
Di lokasi pembangunan, personel Satgas TNI AD bersama warga tampak bergotong royong menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari penimbunan badan jembatan hingga pemasangan batu penahan untuk memperkuat struktur konstruksi agar lebih kokoh dan tahan lama.
Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat dalam setiap proses pengerjaan.
Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat dinilai tidak hanya membantu percepatan pembangunan, tetapi juga membangkitkan semangat gotong royong warga setempat.
Pembangunan Jembatan Aramco diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat antarwilayah, mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta mendukung aktivitas ekonomi warga, khususnya dalam pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat distribusi maupun pasar.
Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Andrino D. N. Lubis, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu upaya TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil.
Menurutnya, pengerjaan terus dipercepat agar manfaat jembatan segera dirasakan masyarakat. Tahap penimbunan badan jembatan dan penguatan struktur menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pembangunan agar aman digunakan dalam jangka panjang.
“Pekerjaan terus kita tingkatkan secara bertahap. Saat ini sejumlah titik sudah memasuki tahap penimbunan badan jembatan dan pemasangan batu penguat di sisi kanan maupun kiri jembatan. Kami berharap proses pembangunan ini dapat segera rampung sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan lancar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Aramco bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol hadirnya negara melalui TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah terpencil.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat yang terus menjaga semangat gotong royong.
“Kami bersama pemerintah daerah dan masyarakat terus bekerja sama menyelesaikan pembangunan ini. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama agar jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” tambahnya.
Masyarakat setempat menyambut positif pembangunan jembatan tersebut. Warga mengaku terbantu dengan keterlibatan langsung personel TNI yang setiap hari bekerja bersama masyarakat demi mempercepat penyelesaian pembangunan.
Suryani (39), seorang pedagang setempat, mengaku senang dan mengapresiasi pembangunan yang sedang berlangsung.
“Kehadiran TNI sangat membantu masyarakat. Kami melihat langsung anggota TNI bekerja bersama warga setiap hari. Ini membuat kami semakin semangat ikut bergotong royong,” ungkapnya.
Ia berharap setelah jembatan selesai dibangun, akses transportasi masyarakat menjadi lebih lancar sehingga aktivitas ekonomi warga ikut meningkat.
Dengan progres pembangunan yang terus meningkat, Satgas TNI AD optimistis pembangunan Jembatan Aramco dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat besar bagi masyarakat Aceh Selatan, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses transportasi.
Pembangunan tersebut sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan positif bagi pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.[]
