Pemerintah Aceh Apresiasi Aksi Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jadi Bahan Evaluasi Kebijakan

Editor: Syarkawi author photo

 

Dr. Nurlis Effendi
Juru Bicara Pemerintah Aceh

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mengapresiasi aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung tertib dalam menyampaikan aspirasi terkait Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

“Langkah yang dilakukan teman-teman mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi merupakan hal yang baik,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr. Nurlis Effendi, di Banda Aceh.

Nurlis mengatakan, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk menerima berbagai saran dan masukan dari semua kalangan sebagai bahan evaluasi terhadap Pergub JKA.

“Beliau juga sudah menerima masukan dari para ulama. Kami pun diinstruksikan untuk menampung seluruh aspirasi masyarakat, termasuk dari para mahasiswa,” ujar Nurlis.

Menurutnya, Gubernur Aceh sangat menghargai setiap saran dan pendapat yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat Aceh.

“Menurut Gubernur, semua saran dan pendapat demi kepentingan rakyat Aceh akan menjadi bahan pertimbangan dalam menjalankan undang-undang dan tata kelola pemerintahan,” katanya.

Nurlis menegaskan, aspirasi mahasiswa memiliki arti penting sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan Pergub JKA.

“Penyampaian aspirasi seperti yang dilakukan mahasiswa sangat penting. Peran mahasiswa dalam mengkritisi setiap kebijakan patut menjadi cermin bagi kita semua,” ujarnya.

Selain dari mahasiswa, Pemerintah Aceh juga telah menerima berbagai masukan dari sejumlah pihak lain.

“Termasuk surat dari DPR Aceh dan berbagai diskusi yang berlangsung secara intens. Semua itu menjadi bahan kajian untuk evaluasi Pergub JKA,” kata Nurlis.

Ia juga mengungkapkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir Syamaun saat ini turun langsung ke sejumlah rumah sakit pemerintah di berbagai kabupaten/kota di Aceh guna memantau pelayanan kesehatan.

“Sekda ingin memastikan berbagai kendala yang muncul di lapangan dapat segera ditemukan solusinya demi perbaikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh,” pungkas Nurlis.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini