Bandung – Di tengah kemeriahan pawai kemenangan Persib Bandung, jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat menunjukkan aksi humanis dengan bergerak cepat mengevakuasi sejumlah Bobotoh yang pingsan saat konvoi perayaan juara Liga 1, Minggu (24/5/2026).
Para suporter tersebut dilaporkan mengalami kelelahan, dehidrasi, hingga pingsan akibat padatnya kerumunan dan antusiasme masyarakat yang memadati jalur konvoi.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pengamanan kegiatan tersebut.
Begitu menerima laporan adanya suporter yang tumbang di tengah kerumunan, personel kepolisian langsung bergerak cepat untuk melakukan evakuasi.
“Petugas segera melakukan pertolongan pertama dengan mengevakuasi korban ke lokasi yang lebih aman, serta memberikan bantuan medis awal dan oksigen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kepadatan massa serta kondisi cuaca di Kota Bandung turut memengaruhi kondisi fisik sejumlah suporter di lapangan.
Karena itu, personel disiagakan di titik-titik rawan untuk memastikan penanganan cepat dapat dilakukan.
Setelah dievakuasi, para Bobotoh yang membutuhkan penanganan lanjutan langsung dibawa ke posko kesehatan yang telah disiapkan di sepanjang rute konvoi.
Langkah cepat dan pelayanan humanis tersebut mendapat apresiasi dari para suporter yang berada di lokasi, karena dinilai membantu menjaga keselamatan di tengah situasi yang sangat padat.
Polda Jabar juga mengimbau para Bobotoh untuk tetap menjaga kondisi fisik, menghindari kepadatan ekstrem, serta memastikan asupan cairan selama mengikuti rangkaian perayaan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tertib, menjaga keselamatan diri, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tambahnya.
Polda Jabar memastikan akan terus mengawal jalannya perayaan hingga selesai guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, tertib, dan kondusif.[]
