Polres Pidie Jaya Cek Dapur MBG, Pastikan Kualitas dan Keamanan Makanan Terjaga

Editor: Syarkawi author photo

 


Meureudu – Polres Pidie Jaya melalui Tim Pengendali Mutu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melakukan pengecekan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah hukumnya, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini dipimpin Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi selaku Ketua Tim I, didampingi Kasat Reskrim AKP Saiful Kamal sebagai Ketua Tim II dan Kasat Intelkam AKP Rusdiono sebagai Ketua Tim III. 

Pengecekan turut melibatkan personel Polres dan Polsek jajaran, pengelola SPPG, ahli gizi, serta tenaga pendukung lainnya.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Haryadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan guna memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar.

“Pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan baku, proses pengolahan, kebersihan dapur, hingga kualitas makanan yang akan disalurkan kepada para penerima manfaat,” ujar AKP Mahruzar.

Pengecekan dilakukan di tiga dapur SPPG. Tim I menyasar SPPG Yayasan Pionir Nusantara di Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 3.677 orang. 

Menu yang disiapkan antara lain nasi putih, ayam kari, tumis sayur, tahu goreng, dan buah salak.

Tim II melakukan pengecekan di SPPG Yayasan Bintang Pangan Kemiri, Gampong Paru Keude, Kecamatan Bandar Baru, dengan jumlah penerima manfaat 2.635 orang. 

Menu yang disajikan meliputi nasi putih, ayam kalasan, tempe goreng tepung, lalapan, dan semangka.

Sementara itu, Tim III memeriksa SPPG Yayasan Berkah Pangan Bergizi di Gampong Beunot, Kecamatan Trienggadeng, dengan jumlah penerima manfaat 2.683 orang. 

Menu yang disiapkan terdiri dari nasi putih, martabak telur, tahu goreng, tumis sawi putih, dan buah melon.

Selain memeriksa kualitas makanan, tim juga melakukan pengecekan sanitasi dapur, ruang penyimpanan bahan pangan, serta kelengkapan administrasi seperti sertifikasi halal. 

Edukasi turut diberikan kepada pengelola terkait standar keamanan pangan, penggunaan alat pemadam kebakaran, dan pengelolaan limbah dapur.

AKP Mahruzar menambahkan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan program MBG berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Kegiatan ini penting untuk meminimalisir potensi kendala di lapangan serta menjaga kualitas layanan kepada masyarakat,” pungkasnya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini