SPS Aceh Gelar Tahlil dan Doa Bersama untuk Ibunda Sekjen SPS Pusat

Editor: Syarkawi author photo

 


Banda Aceh — Keluarga besar Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh menggelar samadiah, tahlil, dan doa bersama untuk almarhumah Ny. Suwarni binti R. Murdijo Hardjowijono, ibunda Sekretaris Jenderal SPS Pusat Asmono Wikan. Kegiatan berlangsung di Balai Pos Aceh, Jalan Tgk Di Doy, Ulee Kareng, Banda Aceh, Senin (25/5/2026) sore.

Suasana khidmat menyelimuti kegiatan yang dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Ketua SPS Aceh Muktarrudin Usman bersama para pimpinan media anggota SPS Aceh. 

Kehadiran tersebut menjadi bentuk empati dan solidaritas kepada keluarga besar SPS Pusat yang sedang berduka.

Doa bersama dipimpin oleh Tgk. Syakirin Doy, diawali lantunan ayat suci Al-Qur’an, zikir, dan tahlil yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan. 

Para jamaah memohon agar almarhumah diampuni segala dosa dan khilafnya, dilapangkan kuburnya, serta diterima seluruh amal ibadahnya di sisi Allah SWT.

Plt Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan rasa kekeluargaan SPS Aceh terhadap Sekjen SPS Pusat yang tengah berduka.

“Doa bersama ini merupakan ungkapan belasungkawa kami. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga silaturahmi dan memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan SPS, terutama saat ada keluarga besar organisasi yang tertimpa musibah.

Diketahui, almarhumah Ny. Suwarni binti R. Murdijo Hardjowijono wafat pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 14.25 WIB di RSUD Wirosaban, Yogyakarta, dalam usia 77 tahun.

Di akhir acara, para peserta kembali memanjatkan doa agar almarhumah mendapatkan husnul khatimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan.

Tentang SPS

Serikat Perusahaan Pers (SPS) merupakan organisasi perusahaan pers tertua di Indonesia yang berdiri pada 8 Juni 1946 di Surakarta. 

SPS berperan dalam memperkuat industri pers nasional sebagai pilar demokrasi melalui pengembangan tata kelola perusahaan media yang profesional.

SPS menaungi berbagai perusahaan media, mulai dari media cetak, siber, radio, hingga televisi, serta mendorong transformasi industri pers di era digital melalui peningkatan kapasitas SDM dan penguatan ekosistem media yang sehat dan berkelanjutan.

Di Aceh, SPS terus berkembang dengan memperkuat solidaritas antaranggota serta berperan dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk doa bersama bagi keluarga besar organisasi yang sedang berduka.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini