Aceh Timur – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0104/Aceh Timur terus menunjukkan progres positif di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Jumat (1/5/2026).
Berbagai sasaran fisik dan nonfisik dikerjakan secara bertahap dengan melibatkan personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat.
Sejumlah pembangunan yang tengah berlangsung meliputi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), rumah tidak layak huni (RTLH), pengeboran sumur air bersih, pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), hingga kegiatan gotong royong membersihkan sarana ibadah.
Program ini bertujuan mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pada pembangunan MCK, pekerjaan kini memasuki tahap akhir dengan fokus pada pemasangan atap seng.
Selain itu, personel Satgas juga melakukan pembersihan lantai dan area sekitar agar fasilitas siap digunakan.
Sertu Untung, salah satu personel Satgas TMMD, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan pekerjaan di lapangan.
“Kami fokus pada penyelesaian pemasangan seng serta pembersihan area MCK agar nantinya siap dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, pembangunan RTLH milik warga, Ruqaiyah, juga terus berjalan. Tahapan saat ini meliputi penimbunan tanah, pemasangan tiang, serta pembataan dinding sebagai bagian dari pembentukan struktur dasar bangunan.
Serda Hendra menyebut tahap tersebut sangat menentukan kekuatan konstruksi rumah.
“Ini merupakan tahapan penting karena menjadi pondasi utama bangunan. Dukungan masyarakat sangat membantu percepatan pekerjaan,” katanya.
Di sektor penyediaan air bersih, pengeboran sumur telah memasuki tahap pemasangan casing pipa dan uji debit air.
Hasil sementara menunjukkan aliran air mulai stabil dan jernih, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga sehari-hari.
Selain itu, pembangunan TPA juga mulai dikerjakan dengan pemasangan ompak dan perakitan rangka besi sebagai struktur awal bangunan.
Kopka Puput menyampaikan bahwa progres pembangunan berjalan sesuai rencana berkat sinergi antara TNI dan masyarakat.
“Gotong royong menjadi kunci utama sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih cepat dan optimal,” ujarnya.
Di sisi nonfisik, Satgas TMMD bersama masyarakat melaksanakan gotong royong membersihkan Masjid Baburrahman di Desa Alue Canang.
Kegiatan ini mencakup pembersihan area dalam dan luar masjid, tempat wudu, hingga penataan fasilitas ibadah.
Geuchik Alue Canang, Razali AB, mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengajak masyarakat menjaga kebersihan sarana ibadah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga demi kenyamanan beribadah,” ujarnya.
Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf Novi Widyanto, menegaskan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan pedesaan.
“Sinergi dan gotong royong bersama masyarakat menjadi kunci keberhasilan TMMD, sehingga hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegasnya.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, TMMD ke-128 di Desa Alue Canang diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.[]
