Pidie – Dalam rangka mendukung stabilitas kebutuhan pokok masyarakat serta mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga bahan pokok, Babinsa Koramil 07/Simpang Tiga Kodim 0102/Pidie, Sertu Agus Wahyudi, melaksanakan kegiatan pengecekan harga dan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di pasar tradisional wilayah Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Rabu (17/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilakukan Babinsa untuk memantau kondisi perekonomian masyarakat, khususnya terkait ketersediaan kebutuhan pokok yang menjadi kebutuhan sehari-hari warga.
Selain melakukan pemantauan harga, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan para pedagang guna memperoleh informasi mengenai stok barang, distribusi pasokan, serta perkembangan harga di pasaran.
Dalam pelaksanaannya, Sertu Agus Wahyudi mendatangi sejumlah kios dan lapak pedagang yang menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai, dan komoditas penting lainnya.
Dari hasil pengecekan yang dilakukan, sebagian besar kebutuhan pokok masyarakat masih tersedia dengan kondisi pasokan yang relatif aman dan mencukupi kebutuhan warga.
Menurut Sertu Agus Wahyudi, kegiatan pemantauan harga dan ketersediaan sembako dilakukan secara rutin sebagai langkah antisipatif untuk mengetahui kondisi pasar secara langsung serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Kami melaksanakan pengecekan untuk mengetahui perkembangan harga dan memastikan stok kebutuhan pokok di pasar tetap tersedia. Dengan pemantauan secara langsung, kami dapat memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi pasar sehingga dapat membantu dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain memantau harga dan stok barang, Babinsa juga mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga serta tidak melakukan penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat.
Ia berharap para pelaku usaha dapat terus menjaga kelancaran distribusi dan mendukung terciptanya iklim perdagangan yang sehat serta kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga berdialog dengan para pembeli guna mengetahui kondisi daya beli masyarakat dan mendapatkan masukan terkait harga kebutuhan pokok yang beredar di pasaran.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekaligus sebagai bahan informasi bagi satuan kewilayahan.
Para pedagang menyambut baik kehadiran Babinsa yang turun langsung melakukan pemantauan ke pasar.
Mereka menilai kegiatan tersebut menunjukkan perhatian TNI terhadap kondisi masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok dan mendukung kelancaran aktivitas perdagangan di wilayah Kecamatan Simpang Tiga.
Danramil 07/Simpang Tiga menyampaikan bahwa pemantauan harga dan ketersediaan sembako merupakan salah satu bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya pengecekan secara berkala, perkembangan harga dan stok kebutuhan pokok dapat terus dipantau sehingga apabila terjadi gejolak harga atau kendala distribusi dapat segera diketahui dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Melalui kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Simpang Tiga tetap terjaga dengan baik.
Selain itu, sinergi antara aparat kewilayahan, pedagang, dan masyarakat juga diharapkan semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan serta menjaga kondisi ekonomi masyarakat agar tetap stabil dan kondusif.[]
