Pidie – Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap sektor pertanian serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Babinsa Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie, Serda Dedi Saputra, turut membantu petani dalam proses panen buah melon di Desa Mali Uke, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, pada Selasa (23/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan yang selama ini dilakukan Babinsa kepada para petani di wilayah binaannya.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menjadi wujud nyata dukungan TNI dalam mendorong peningkatan hasil pertanian serta memperkuat program ketahanan pangan nasional.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Serda Dedi Saputra bersama para petani turun langsung ke kebun untuk memanen buah melon yang telah memasuki masa panen.
Tanaman melon yang dibudidayakan di area lahan kosong tersebut tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang berkualitas berkat perawatan yang intensif sejak awal masa tanam.
Dengan penuh semangat, Babinsa ikut membantu proses pemetikan, pengumpulan, hingga pengangkutan hasil panen bersama para petani.
Suasana kebersamaan dan kekompakan terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kecamatan Sakti.
Serda Dedi Saputra mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan mendukung produktivitas sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang perekonomian masyarakat pedesaan serta menjaga ketahanan pangan daerah.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami selalu berupaya hadir dan memberikan pendampingan kepada para petani. Mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan hasil produksi pertaniannya,” ujar Serda Dedi Saputra.
Ia menjelaskan bahwa tanaman melon yang dipanen tersebut telah memasuki usia panen yang ideal.
Secara umum, tanaman melon dapat dipanen setelah berumur sekitar 60 hingga 90 hari atau sekitar dua hingga tiga bulan setelah masa tanam, tergantung varietas dan kondisi pertumbuhannya.
Dengan perawatan yang baik, tanaman mampu menghasilkan buah yang memiliki kualitas dan nilai jual yang tinggi.
Para petani Desa Mali Uke mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selama ini aktif mendampingi berbagai kegiatan pertanian.
Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan, mulai dari proses budidaya hingga saat panen berlangsung.
Menurut mereka, kehadiran Babinsa menjadi penyemangat tersendiri dalam mengembangkan usaha pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.
Sementara itu, Danramil 12/Sakti, Kapten Inf Dwi Santosa, menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk kontribusi TNI dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Melalui keterlibatan Babinsa di lapangan, diharapkan berbagai potensi pertanian yang ada di wilayah dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi dalam berbagai bidang, termasuk sektor pertanian. Kami berharap pendampingan yang dilakukan dapat membantu meningkatkan hasil panen petani sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” ungkap Danramil.
Kegiatan panen melon di Desa Mali Uke berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung kemajuan sektor pertanian sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi terwujudnya ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pidie.[]
