Babinsa Koramil 13/Keumala, Kodim 0102/Pidie Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Meunasah, Pererat Kebersamaan dan Kepedulian Lingkungan

Editor: Syarkawi author photo

 


Pidie – Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Babinsa Koramil 13/Keumala Kodim 0102/Pidie, Serda Andi Foreman, bersama warga Desa Pulo Pante, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan Meunasah desa, Kamis (18/06/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan dalam rangka menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah agar dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas keagamaan. 

Meunasah sebagai salah satu pusat kegiatan ibadah dan sosial masyarakat memiliki peran penting dalam kehidupan warga, sehingga kebersihan dan kelestariannya perlu dijaga secara bersama-sama.

Sejak pagi hari, Babinsa bersama masyarakat tampak antusias melaksanakan berbagai pekerjaan, mulai dari membersihkan halaman meunasah, menyapu area dalam dan luar bangunan, mengumpulkan sampah, membersihkan saluran air, hingga merapikan lingkungan sekitar.

Suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan kuatnya hubungan antara Babinsa dan masyarakat di wilayah binaan.

Serda Andi Foreman mengatakan bahwa kegiatan gotong royong merupakan salah satu sarana efektif untuk membangun kebersamaan serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan. 

Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antara aparat kewilayahan dengan warga masyarakat.

“Meunasah merupakan tempat yang sangat penting bagi masyarakat, tidak hanya sebagai sarana ibadah tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Oleh karena itu, kebersihannya harus selalu dijaga bersama. Melalui kegiatan gotong royong ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Serda Andi Foreman.

Menurutnya, budaya gotong royong merupakan warisan luhur bangsa yang harus terus dipelihara dan dilestarikan. Dengan adanya semangat kebersamaan, berbagai pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan dapat diselesaikan dengan cepat.

Selain itu, gotong royong juga menjadi sarana untuk memperkuat persatuan dan kekompakan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekitar.

Warga Desa Pulo Pante menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. 

Mereka mengaku senang karena Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga turut terlibat langsung dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan gotong royong ini semakin memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. 

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memberikan motivasi bagi warga untuk terus menjaga semangat kerja sama, saling membantu, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan gotong royong pembersihan Meunasah ini, diharapkan tercipta lingkungan tempat ibadah yang bersih, nyaman, dan sehat sehingga dapat meningkatkan kekhusyukan masyarakat dalam beribadah. 

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum serta mendukung terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan kondusif.

Koramil 13/Keumala Kodim 0102/Pidie akan terus mendorong berbagai kegiatan positif di wilayah binaan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini