Meureudu – Polres Pidie Jaya bersama sejumlah instansi terkait kembali melakukan pengecekan di lokasi kebakaran tumpukan kayu pascabencana hidrometeorologi di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan pemantauan hari kedua tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Pidie Jaya, Kompol Iswahyudi, dan melibatkan personel TNI, Dinas Kehutanan, Pemadam Kebakaran (Damkar), serta personel piket fungsi Polres Pidie Jaya.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kabag Ops Polres Pidie Jaya Kompol Chairil Anshar, Kasubdalops Bagops AKP Muhammad Arifin, Danramil Meureudu, Kasubbagbinops IPTU Saiful Bahri, Kaurmintu Satlantas IPTU Edward selaku Perwira Pengawas (Pawas), Pamapta I SPKT IPDA Murzain, staf Dinas Kehutanan Pidie Jaya, petugas Damkar, dan personel piket fungsi lainnya.
Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas masih menemukan bara api yang tersimpan di bawah tumpukan kayu.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu kebakaran susulan apabila dipengaruhi cuaca panas dan hembusan angin kencang.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Wakapolres Pidie Jaya segera berkoordinasi dengan petugas Damkar untuk melakukan penyiraman dan pendinginan pada sejumlah titik yang masih mengandung bara api guna mencegah munculnya kobaran api kembali.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Wakapolres Kompol Iswahyudi mengatakan, pemantauan lanjutan dilakukan untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan tidak menimbulkan ancaman kebakaran susulan.
“Dari hasil pengecekan hari kedua, masih ditemukan bara api di bawah tumpukan kayu. Karena itu, kami langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pendinginan secara menyeluruh. Langkah ini penting guna mencegah munculnya kembali kobaran api yang dapat dipicu oleh cuaca panas maupun angin kencang,” ujar Kompol Iswahyudi.
Ia menegaskan, Polres Pidie Jaya bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan secara berkala hingga lokasi dinyatakan benar-benar aman dari potensi kebakaran.
“Kami mengimbau pemilik tumpukan kayu dan masyarakat sekitar agar tidak melakukan aktivitas pembakaran di area tersebut. Jika menemukan asap atau tanda-tanda munculnya api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat. Kewaspadaan bersama sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kebakaran kembali,” tambahnya.
Selain melakukan pemantauan dan pendinginan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait langkah-langkah pencegahan kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Polres Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam upaya mitigasi dan penanganan dampak pascabencana hidrometeorologi demi menjaga keselamatan masyarakat serta mencegah terjadinya kebakaran lanjutan.[]
