BANDA ACEH – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Malahayati M. Nasir, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) DWP se-Aceh Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Sekretariat DWP Aceh, Rabu (17/6/2026).
Dalam sambutannya, Malahayati menyampaikan bahwa Rakor DWP tahun ini mengusung tema “Peningkatan Kapasitas SDM Dharma Wanita Persatuan untuk Memperkuat Solidaritas Organisasi.” Tema tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus mewujudkan tujuan bersama.
Menurut Malahayati, solidaritas merupakan fondasi utama yang menentukan kekuatan dan keberhasilan sebuah organisasi.
Kemampuan anggota untuk bekerja sama, saling mendukung, dan menjaga kekompakan menjadi faktor penting dalam membangun organisasi yang tangguh dan berdaya saing.
“Kemampuan anggota dalam bekerja sama dan saling mendukung menentukan keberhasilan organisasi. Itulah yang disebut solidaritas. Organisasi yang solid akan mampu menghadapi tantangan yang lebih kuat,” ujar Malahayati.
Ia menjelaskan, solidaritas dalam organisasi dapat dibangun melalui komunikasi yang baik dan terbuka, sikap saling menghargai serta menghormati peran masing-masing anggota, menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi, dan menjaga kekompakan meskipun terdapat perbedaan pandangan.
Malahayati juga mengajak seluruh anggota DWP di Aceh untuk terus memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan organisasi.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menyamakan persepsi serta meningkatkan kolaborasi antarpengurus dan anggota guna mendukung pelaksanaan program kerja yang lebih efektif.
“Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas yang kuat, Dharma Wanita Persatuan akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi organisasi, keluarga, masyarakat, serta pembangunan daerah,” katanya.
Rakor DWP se-Aceh Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta mempererat hubungan antarpengurus dan anggota DWP di seluruh Aceh demi mewujudkan organisasi yang semakin solid dan profesional. []
