Iran Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Selandia Baru 1-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Editor: Syarkawi author photo

 

Penyerang Selandia Baru Elijah Just dan gelandang Iran Saman Ghoddos saat berebut bola selama pertandingan Piala Dunia 2026 antara Iran dan Selandia Baru.(Foto: Patrick T. Fallon)

INGLEWOOD – Timnas Iran menunjukkan mentalitas kuat dengan bangkit dari ketertinggalan untuk menahan imbang Selandia Baru 1-1 pada laga Grup G Piala Dunia FIFA 2026 di SoFi Stadium, Inglewood, Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026) pagi WIB.

Pertandingan berlangsung menarik sejak menit awal. Selandia Baru tampil efektif dan mampu mencuri keunggulan cepat, namun Iran berhasil merespons dengan gol penyama kedudukan sebelum turun minum.

Selandia Baru membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Berawal dari kerja sama apik di lini depan, Chris Wood mengirim umpan matang yang berhasil diselesaikan Elijah Just menjadi gol.

Sepakan pemain berusia 26 tahun itu gagal diantisipasi kiper Iran, Alireza Beiranvand, sehingga membawa Selandia Baru unggul 1-0.

Gol cepat tersebut sempat membuat Iran berada di bawah tekanan. Namun tim asuhan Amir Ghalenoei tidak kehilangan ketenangan dan perlahan mulai mengambil alih jalannya pertandingan.

Mehdi Taremi dan rekan-rekannya terus menekan pertahanan Selandia Baru untuk mencari gol penyeimbang. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-32.

Ramin Rezaeian sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan serangan yang dibangun dari sisi sayap. Sontekan akuratnya di dalam kotak penalti berhasil menaklukkan penjaga gawang Selandia Baru dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Team Melli. Iran tampil lebih agresif dan beberapa kali mengancam melalui serangan cepat maupun situasi bola mati.

Menjelang akhir babak pertama, Iran bahkan sempat membalikkan keadaan melalui sundulan Ali Nemati dalam situasi tendangan bebas. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah hakim garis mengangkat bendera tanda offside.

Hingga turun minum, skor tetap bertahan 1-1.

Memasuki babak kedua, kedua tim berupaya mencari gol kemenangan. Iran tampil dominan dalam penguasaan bola, sementara Selandia Baru mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini pertahanan lawan.

Meski sama-sama menciptakan sejumlah peluang, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan berakhir.

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup G masih terbuka lebar. Iran menunjukkan karakter kuat dengan mampu bangkit setelah tertinggal, sementara Selandia Baru membuktikan diri sebagai tim yang tidak bisa dipandang sebelah mata di panggung sepak bola dunia.

Satu poin dari laga pembuka menjadi modal penting bagi kedua tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya dalam upaya menjaga peluang lolos ke babak gugur Piala Dunia FIFA 2026.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini