Lhokseumawe – Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., secara resmi melepas tim karate yang akan mewakili Polres Lhokseumawe pada ajang Piala Kapolri 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Acara pelepasan berlangsung di rumah dinas Kapolres Lhokseumawe, Senin malam (15/6/2026).
Kejuaraan karate tingkat nasional tersebut akan digelar di GOR Nambo Jaya Sport Center, Kota Tangerang, Banten, pada 25–28 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Olahraga Polri dalam rangka Pembinaan Tradisi Hari Bhayangkara ke-80.
Dalam sambutannya, Kapolres Lhokseumawe menyampaikan optimisme tinggi terhadap kemampuan para atlet yang telah menjalani latihan intensif dan pembinaan berkelanjutan di Dojo STC (Sam Training Camp).
“Kita optimistis, bukan hanya 100 persen, bahkan 1.000 persen atlet karate kita siap bertanding. Mereka telah berlatih dengan sungguh-sungguh dan dibekali kemampuan terbaik untuk berjuang di Piala Kapolri. Target kita membawa pulang tiga medali emas ke Lhokseumawe,” ujar AKBP Dr. Ahzan.
Ia menegaskan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan karateka terbaik yang dimiliki Kota Lhokseumawe dan diharapkan mampu mengharumkan nama daerah serta institusi Polri di tingkat nasional.
Di hadapan para atlet dan pelatih, Kapolres juga memberikan motivasi agar seluruh karateka bertanding dengan penuh semangat, disiplin, dan percaya diri.
“Berangkatlah dengan semangat dan pulanglah dengan membawa prestasi. Kalian adalah putra-putra terbaik Lhokseumawe yang akan membawa nama daerah dan institusi Polri di tingkat nasional. Raihlah prestasi setinggi-tingginya dan buktikan kemampuan kalian di arena Piala Kapolri,” pesannya.
Selain itu, Kapolres turut mendoakan agar seluruh atlet dan ofisial diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran selama mengikuti kejuaraan hingga kembali ke Lhokseumawe.
“Mudah-mudahan perjalanan berjalan lancar, seluruh atlet diberikan kesehatan, mampu meraih medali, dan kembali ke Lhokseumawe dengan selamat serta membawa kebanggaan bagi masyarakat,” katanya.
Kapolres juga mengingatkan para atlet untuk menjaga semangat juang dan tidak menyia-nyiakan hasil latihan yang telah dijalani selama masa persiapan.
“Jangan sia-siakan perjuangan yang telah ditempuh. Kalian membawa harapan dan kebanggaan masyarakat Lhokseumawe. Tunjukkan kemampuan terbaik, naiklah ke podium, dan jadilah juara di Piala Kapolri,” tegasnya.
Tim karate Polres Lhokseumawe yang akan berlaga pada Piala Kapolri 2026 diperkuat delapan atlet nomor kumite, yakni Zhafran Riza (Cadet Kumite -52 Kg Putra), Teguh Wira Yudha (Cadet Kumite -57 Kg Putra), Teguh Setya Yudha (Cadet Kumite -63 Kg Putra), Ghaisan Alfansyah (Cadet Kumite -70 Kg Putra), T. Bintang Ariqah Safly (Junior Kumite +76 Kg Putra), M. Awai Artha (Junior Kumite -76 Kg Putra), Ahmad Rayyan Satari (U-21 Kumite -60 Kg Putra), dan M. Imam (Senior Kumite -60 Kg Putra).
Tim tersebut dibina oleh Sensei Samsul Rizal sebagai pelatih kepala dan Bripka Afriza Wanda sebagai asisten pelatih. Sementara itu, AKBP Dr. Ahzan bertindak sebagai manajer tim.
Piala Kapolri 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga prestasi, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda dalam menumbuhkan disiplin, sportivitas, dan semangat juang, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui olahraga.
Pelepasan atlet berlangsung penuh semangat dan haru. Dukungan yang diberikan Kapolres beserta jajaran Polres Lhokseumawe diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para karateka untuk tampil maksimal, mengukir prestasi, dan membawa pulang medali bagi Kota Lhokseumawe pada ajang karate bergengsi tingkat nasional tersebut.[]
