ACEH UTARA – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXVIII tingkat Kemukiman Panteu Breuh resmi ditutup di Gampong Alue Keutapang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (23/6/2026) malam.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Baktiya Iptu Agus Maulizar mengatakan, pelaksanaan MTQ berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan seluruh unsur terkait di wilayah Kemukiman Panteu Breuh.
Kegiatan penutupan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri Sekretaris Camat Baktiya mewakili Camat Baktiya, Kapolsek Baktiya, perwakilan Koramil Baktiya, Anggota DPRK Aceh Utara Zulkifli, S.E., para geuchik dalam wilayah Kemukiman Panteu Breuh, unsur Tuha Peut, perangkat gampong, tokoh masyarakat, serta para peserta MTQ.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh peserta terbaik, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) pemenang oleh panitia, laporan pelaksanaan kegiatan, sambutan penutupan, pembacaan doa, serta penyerahan hadiah dan piala kepada para juara.
Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Gampong Cot Ara berhasil meraih gelar juara umum dengan total 51 prestasi dari berbagai cabang yang diperlombakan.
Para juara nantinya akan mewakili Kemukiman Panteu Breuh pada MTQ tingkat Kecamatan Baktiya.
Dalam sambutannya, Sekcam Baktiya menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan MTQ sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.
Ia juga mengingatkan para peserta yang berhasil meraih juara agar terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri karena masih akan menghadapi kompetisi di tingkat kecamatan.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil, diharapkan tetap semangat dan terus berlatih untuk meraih prestasi pada kesempatan berikutnya.
“Bagi yang meraih juara, teruslah berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat kecamatan. Sedangkan yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Terus tingkatkan kemampuan agar dapat meraih hasil yang lebih baik ke depan,” ujarnya.
Kapolsek Baktiya Iptu Agus Maulizar menambahkan, kegiatan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“MTQ diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi serta menjadi wadah pembinaan qari dan qariah untuk tampil pada tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Kegiatan penutupan MTQ XXXVIII Kemukiman Panteu Breuh berakhir sekitar pukul 23.30 WIB. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.[]
