Ketum FRIC H. Dian Surahman: Program Presiden Harus Tepat Sasaran, Pelaku Korupsi Wajib Ditindak Tegas

Editor: Syarkawi author photo

 


Jakarta – Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menegaskan dukungannya terhadap berbagai program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan nasional. 

Namun, ia mengingatkan agar program-program tersebut tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi melalui praktik korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan H. Dian Surahman di Jakarta, Minggu (14/6/2026). Menurutnya, program pemerintah yang dirancang untuk kepentingan rakyat harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

“Pada prinsipnya kami sangat mendukung program-program Presiden yang pro rakyat. Program tersebut dibuat untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan bangsa. Namun, saya mengutuk keras siapa pun yang mencoba menjadikan program pemerintah sebagai ajang korupsi, penyimpangan anggaran, atau memperkaya diri sendiri,” tegas H. Dian Surahman.

Ia menilai praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghilangkan hak masyarakat yang seharusnya menerima manfaat dari program pemerintah. Selain itu, tindakan tersebut dapat menghambat pembangunan dan menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Karena itu, H. Dian Surahman meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan program pemerintah tanpa memandang jabatan, status sosial, maupun latar belakang politik.

“Jika ada oknum yang melenceng dari tujuan program pemerintah, proses secara hukum dan tindak tegas tanpa pandang bulu. Jangan ada perlindungan terhadap pelaku korupsi. Negara harus hadir memberikan efek jera agar tidak ada lagi pihak yang berani mempermainkan uang rakyat,” ujarnya.

Selain penegakan hukum, Ketua Umum FRIC juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan program pemerintah di berbagai daerah. 

Menurutnya, partisipasi publik merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan anggaran.

H. Dian Surahman menegaskan bahwa FRIC siap mendukung upaya pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. 

Organisasi yang dipimpinnya berkomitmen menjadi bagian dari kontrol sosial yang konstruktif guna memastikan setiap program pemerintah berjalan sesuai tujuan.

“Jangan biarkan program yang baik ternodai oleh ulah segelintir oknum. Koruptor adalah pengkhianat rakyat. Mereka yang mencuri uang negara sesungguhnya telah merampas hak masyarakat. Karena itu, hukum harus ditegakkan secara tegas dan berkeadilan,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan komitmen FRIC dalam mendorong penegakan hukum yang konsisten, transparan, dan tidak tebang pilih guna mendukung keberhasilan program pemerintah serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini