Khatam Al-Qur’an Sambut 1 Muharram dan HUT ke-61 Kota Sabang, Momentum Penguatan Spirit Hijrah dan Pembangunan Religius

Editor: Syarkawi author photo

 


SABANG – Kegiatan Khatam Al-Qur’an yang digelar Pemerintah Kota Sabang dalam rangka menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kota Sabang menjadi momentum refleksi untuk memperkuat spirit hijrah dalam pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Babussalam tersebut dihadiri Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam, unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara bergantian menjadi wujud syukur atas perjalanan Kota Sabang yang kini memasuki usia ke-61 tahun. 

Kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat serta menjadi sarana mempererat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sabang menegaskan bahwa peringatan tahun baru Islam dan HUT Kota Sabang bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang muhasabah untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas keimanan, serta mempercepat pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai agama.

“Malam ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum muhasabah bagi kita semua. Usia Kota Sabang yang ke-61 merupakan amanah besar yang harus kita syukuri dengan terus bekerja dan berikhtiar membangun daerah, sekaligus memperkuat fondasi moral dan spiritual masyarakat melalui nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Zulkifli, Kamis malam (18/6).

Menurutnya, semangat hijrah harus menjadi energi perubahan dalam mewujudkan Sabang yang lebih maju dan berdaya saing.

“Hijrah mengajarkan kita tentang perubahan, pengorbanan, dan kerja keras. Nilai-nilai itulah yang harus kita implementasikan dalam pembangunan Kota Sabang. Kita ingin Sabang tidak hanya maju secara infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga menjadi kota yang religius, harmonis, dan berkarakter,” tambahnya.

Zulkifli juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Sabang tidak bisa dibangun oleh pemerintah saja. Dibutuhkan dukungan seluruh masyarakat, ulama, tokoh adat, pemuda, perempuan, serta seluruh elemen daerah. Dengan persatuan dan doa bersama, insya Allah Sabang akan semakin maju, sejahtera, dan diberkahi Allah SWT,” lanjutnya.

Peringatan yang memadukan momentum keagamaan dan hari jadi daerah ini menegaskan bahwa pembangunan Kota Sabang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga penguatan sumber daya manusia dan nilai-nilai religius sebagai fondasi utama.

Khatam Al-Qur’an dalam rangka HUT ke-61 Kota Sabang menjadi cerminan semangat kebersamaan serta komitmen bersama untuk mewujudkan Sabang yang maju, religius, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Di usia ke-61 tahun ini, mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber inspirasi dalam membangun Sabang yang maju, religius, serta bermartabat. Semoga setiap langkah pembangunan yang kita lakukan mendapat ridha dan keberkahan dari Allah SWT,” tutupnya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini