BANDA ACEH – Di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh global di era digital, penguatan ideologi Pancasila menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Untuk itu, Kodim 0101/Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi seluruh komponen masyarakat di wilayah binaannya.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pandawa Sakti Lantai II Makodim 0101/Kota Banda Aceh, Jalan S.T.A. Mahmudsyah Nomor 32, Gampong Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, mengusung tema “Penguatan Ideologi dalam Mendukung Implementasi Asta Cita Pemerintah Menuju Indonesia Maju.”
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Inf Muhsin, S.Ag., M.A.P., mewakili Dandim 0101/Kota Banda Aceh, Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Muhsin menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan juga pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Karena itu, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, kemajuan teknologi informasi membawa banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Namun, perkembangan tersebut juga dapat memunculkan berbagai informasi dan paham yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa apabila tidak disikapi secara bijaksana.
“Bangsa yang kuat bukan hanya bangsa yang maju dalam pembangunan, tetapi juga bangsa yang kokoh dalam ideologi. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Muhsin.
Ia menjelaskan, implementasi Asta Cita Pemerintah menuju Indonesia Maju membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa.
Salah satu kunci utamanya adalah terwujudnya masyarakat yang berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan, serta menjunjung tinggi semangat persatuan.
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta membangun kesadaran kolektif dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kasdim juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan menanamkan nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila.
“Jika nilai-nilai Pancasila terus kita amalkan, maka berbagai perbedaan yang ada tidak akan menjadi pemecah, melainkan menjadi kekuatan yang memperkokoh bangsa Indonesia,” katanya.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Selain menerima materi, mereka juga diajak berdiskusi mengenai berbagai tantangan kebangsaan yang dihadapi masyarakat saat ini serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0101/Kota Banda Aceh berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga jati diri bangsa serta berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila.
“Pancasila bukan sekadar warisan para pendiri bangsa, tetapi juga bekal untuk menghadapi masa depan. Menjaga Pancasila berarti menjaga masa depan Indonesia,” tutupnya.[]
