JAKARTA – Komisi III DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran sebesar Rp5,05 triliun yang diajukan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rapat kerja bersama yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).
Tambahan anggaran tersebut diajukan guna menjaga keberlangsungan layanan publik BNN pada tahun 2027 sekaligus mendukung pencapaian target penurunan prevalensi penyalahgunaan narkotika menjadi 2,08 persen.
Dalam paparannya, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa pagu indikatif BNN tahun 2027 yang hanya sebesar Rp1,44 triliun berpotensi menghambat pelaksanaan berbagai program strategis dan layanan kepada masyarakat.
Untuk itu, BNN mengusulkan pagu ideal sebesar Rp6,49 triliun yang terdiri atas Rp1,51 triliun dari Rupiah Murni dan Rp3,54 triliun melalui skema Pinjaman Luar Negeri (PLN).
“Usulan pembiayaan luar negeri tersebut merupakan bagian dari kebutuhan anggaran untuk tiga tahun ke depan yang akan direalisasikan melalui tiga proyek utama dalam payung program Operasi Indonesia Bersinar,” ujar Suyudi.
Selain membahas kebutuhan anggaran, rapat kerja juga menyoroti capaian kinerja BNN sepanjang semester pertama tahun 2026. Hingga 15 Juni 2026, realisasi anggaran BNN telah mencapai 50,84 persen atau sekitar Rp733,18 miliar.
Menurut Suyudi, serapan anggaran tersebut berbanding lurus dengan berbagai capaian operasional yang berhasil diraih BNN di lapangan.
Di antaranya pengungkapan 155 kasus narkotika, penyitaan dan pemusnahan ratusan kilogram barang bukti narkotika, pembentukan 370 peer educator, pelaksanaan 66.969 tes urine, serta pelayanan rehabilitasi kepada ribuan klien.
Ia menegaskan bahwa usulan tambahan anggaran dan capaian operasional yang telah diraih merupakan bagian dari strategi besar BNN dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Tidak ada pembangunan yang berkelanjutan tanpa sumber daya manusia yang sehat, dan tidak ada Indonesia Emas tanpa lingkungan yang bebas narkotika. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, pengawasan, dan dukungan pimpinan serta seluruh anggota Komisi III DPR RI,” pungkasnya.[]
