TANJUNG JABUNG TIMUR – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanjung Jabung Timur bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyerahkan bantuan sumur bor, tandon air (tedmon), dan instalasi air bersih kepada Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Irsyad Kuala Jambi, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MTs Al-Irsyad Kuala Jambi sejak pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus pondok pesantren, wali murid, serta para santri.
Mewakili Kapolres Tanjung Jabung Timur, Plh Wakapolres Kompol Muhammad Firdaus, S.H., hadir bersama Kasat Intelkam Polres Tanjab Timur Iptu Yuli Fitriadi, S.H., M.M., Kapolsek Kuala Jambi Ipda Ekka Kasumayadi, S.H., M.H., Ketua Baznas Kabupaten Tanjab Timur Drs. H. Syarifudin, Ketua NU Kabupaten Tanjab Timur yang juga Pimpinan Ponpes Nurul Huda Kyai Ihsan Hidayatullah, S.Pd., Camat Kuala Jambi Wahyu Setiawan, S.E., serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pemotongan pita sebagai simbol peresmian fasilitas sumur bor.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan, penyerahan bantuan sosial berupa sembako, foto bersama, serta penyampaian testimoni dari pihak Baznas, pondok pesantren, dan pemerintah kecamatan.
Dalam sambutannya, Kompol Muhammad Firdaus mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih bagi lingkungan pendidikan keagamaan.
“Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, ibadah, serta aktivitas sehari-hari para santri dan pengurus pondok pesantren. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Irsyad,” ujarnya.
Ia menegaskan, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen mendukung berbagai program sosial yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pondok pesantren, tokoh agama, dan masyarakat perlu terus diperkuat demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Tanjab Timur, Drs. H. Syarifudin, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki untuk mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan.
“Keberadaan sumur bor, tandon, dan instalasi air bersih ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan para santri dan pengurus pondok pesantren,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas agar semakin banyak program kemaslahatan yang dapat direalisasikan.
Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Irsyad, Kyai Ihsan Hidayatullah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Tanjab Timur serta Baznas atas bantuan yang diberikan.
Menurutnya, fasilitas air bersih tersebut akan sangat membantu kebutuhan para santri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, menjaga kebersihan lingkungan, serta menunjang pelaksanaan ibadah di lingkungan pesantren.
“Bantuan ini bukan sekadar pembangunan sarana fisik, tetapi juga bentuk perhatian dan dukungan nyata terhadap keberlangsungan pendidikan agama serta pembinaan generasi muda di pondok pesantren,” ungkapnya.
Program bantuan sumur bor, tandon, dan instalasi air bersih ini merupakan wujud kolaborasi antara Polres Tanjab Timur dan Baznas Kabupaten Tanjab Timur dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan di daerah.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Seluruh pihak berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pendidikan keagamaan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.[]
