SMPN 10 Banda Aceh Juara Umum FASNAS 2026, Wakil Ketua DPRK: Jadi Inspirasi bagi Dunia Pendidikan

Editor: Syarkawi author photo

 

SMP Negeri 10 Banda Aceh ditetapkan sebagai Juara Umum Sekolah Jenjang SMP pada Festival Akademik Nasional (FASNAS) 2026 yang diselenggarakan PUSKANTARA. Foto: (Istimewa)

BANDA ACEH – SMP Negeri 10 Banda Aceh kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sekolah tersebut berhasil meraih predikat Juara Umum Sekolah Jenjang SMP pada ajang Festival Akademik Nasional (FASNAS) 2026 yang diselenggarakan oleh PUSKANTARA.

Prestasi gemilang itu mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi Aswad, S.Pd., M.Pd. Ia menilai keberhasilan SMPN 10 Banda Aceh tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan di Banda Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi peserta didik.

“Prestasi yang diraih SMPN 10 Banda Aceh ini merupakan kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan kita. Ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, pembinaan yang baik, serta kolaborasi antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua, prestasi tingkat nasional dapat diraih,” ujar Musriadi.

Dalam kompetisi yang diikuti pelajar dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, SMPN 10 Banda Aceh mengirimkan 264 siswa sebagai peserta aktif. Hasilnya, sekolah ini berhasil mengoleksi 54 medali emas, 48 medali perak, dan 64 medali perunggu. Selain itu, sebanyak 98 siswa juga memperoleh penghargaan partisipasi.

Tidak hanya meraih gelar juara umum, SMPN 10 Banda Aceh juga mencatat prestasi individu yang membanggakan. Salah seorang siswanya, Muhammad Faiq Altaf, berhasil meraih predikat Absolute Winner atau peraih nilai tertinggi tingkat nasional pada dua bidang sekaligus, yakni Bahasa Inggris dan Informatika.

Menurut Musriadi, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pelajar Banda Aceh memiliki kemampuan dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional apabila mendapatkan pembinaan dan kesempatan yang tepat.

“Prestasi ini harus menjadi energi positif bagi seluruh sekolah. Jangan melihat keberhasilan SMPN 10 sebagai persaingan, tetapi sebagai inspirasi bahwa setiap sekolah memiliki peluang yang sama untuk melahirkan siswa-siswa berprestasi. Yang terpenting adalah membangun budaya belajar, disiplin, dan semangat berkompetisi secara sehat,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Banda Aceh terus berkembang ke arah yang lebih baik. 

Karena itu, dukungan terhadap program peningkatan mutu pendidikan perlu terus diperkuat, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter peserta didik.

Menurutnya, keberhasilan yang diraih satu sekolah pada hakikatnya merupakan keberhasilan dunia pendidikan Banda Aceh secara keseluruhan.

“Ketika ada sekolah yang berprestasi di tingkat nasional, maka nama Banda Aceh ikut terangkat. Oleh karena itu, mari kita jadikan prestasi ini sebagai motivasi bersama untuk melahirkan lebih banyak generasi unggul di masa depan,” ujarnya.

Musriadi juga mendorong lebih banyak sekolah di Banda Aceh untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. 

Ia menilai kompetisi menjadi sarana efektif untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta membentuk karakter siswa yang tangguh dan berdaya saing.

“Anak-anak Banda Aceh memiliki potensi yang luar biasa. Tugas kita adalah membuka ruang, memberikan dukungan, dan menghadirkan ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya prestasi. Selamat kepada SMPN 10 Banda Aceh atas capaian yang membanggakan ini. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh sekolah untuk terus bergerak maju dan berprestasi,” tutupnya. (*)

Share:
Komentar

Berita Terkini