Pidie – Dalam upaya mengatasi dampak musim kemarau yang menyebabkan kondisi tanah menjadi kering, Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie melaksanakan penyiraman lahan ketahanan pangan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Reguler menggunakan mobil pemadam kebakaran.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 12/Sakti, Kapten Inf Dwi Santosa, bersama para Babinsa dan masyarakat di lahan seluas satu hektare yang berada di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Jumat (17/7/2026).
Penyiraman dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kelembapan tanah sebelum dilakukan penanaman benih jagung yang menjadi salah satu sasaran program ketahanan pangan dalam TMMD Ke-129 Reguler Tahun 2026.
Kondisi cuaca yang telah memasuki musim kemarau menyebabkan wilayah tersebut tidak diguyur hujan selama hampir tiga minggu, sehingga diperlukan upaya khusus agar lahan tetap memiliki kadar air yang cukup untuk mendukung proses pertumbuhan benih.
Dalam pelaksanaannya, mobil pemadam kebakaran dimanfaatkan untuk mendistribusikan air ke seluruh area lahan secara merata.
Personel Koramil 12/Sakti bersama masyarakat bergotong royong mengarahkan proses penyiraman agar setiap bagian lahan memperoleh kelembapan yang memadai sehingga siap digunakan sebagai media tanam jagung.
Danramil 12/Sakti Kapten Inf Dwi Santosa mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan TNI dalam menyukseskan program TMMD, khususnya pada sektor ketahanan pangan.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan pada saat penanaman, tetapi juga bergantung pada kesiapan lahan serta langkah-langkah antisipasi terhadap berbagai kendala yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman.
Ia menjelaskan bahwa penyiraman dilakukan agar kondisi tanah kembali lembap sehingga benih jagung yang akan ditanam memiliki peluang tumbuh dan berkembang secara optimal.
Dengan kadar air yang cukup, diharapkan proses perkecambahan benih dapat berlangsung dengan baik meskipun curah hujan masih rendah.
Selain mendukung keberhasilan program ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi tantangan yang diakibatkan oleh perubahan cuaca.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh Babinsa dan warga menjadi modal penting dalam mendukung seluruh rangkaian kegiatan TMMD agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Program ketahanan pangan seluas satu hektare tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129 Reguler Kodim 0102/Pidie yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat Desa Lhok Panah.
Melalui penanaman jagung, lahan yang telah dipersiapkan diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan.
Masyarakat setempat menyambut baik langkah yang dilakukan Koramil 12/Sakti. Mereka mengapresiasi kepedulian TNI yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur melalui program TMMD, tetapi juga aktif mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan dengan berbagai upaya nyata, termasuk mengatasi kesulitan air akibat musim kemarau.
Melalui kegiatan penyiraman lahan ini, Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung suksesnya Program TMMD Ke-129 Reguler.
Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana, sehingga sasaran program dapat tercapai secara optimal dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Pidie.[]
