Babinsa Koramil 12/Sakti, Kodim 0102/Pidie Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Santri Dayah Istiqamatuddin Babul Ma'rif Darul Mukhlisin

Editor: Syarkawi author photo

 


Pidie – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan semangat kebangsaan kepada generasi muda, Babinsa Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie, Serma Arifin, melaksanakan kegiatan pemberian materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada para santri Dayah Istiqamatuddin Babul Ma'rif Darul Mukhlisin yang berlokasi di Desa Blang Cot, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang rutin dilaksanakan oleh aparat kewilayahan dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi penerus bangsa yang berlandaskan nilai-nilai agama dan Pancasila.

Dalam penyampaiannya, Serma Arifin menjelaskan pentingnya wawasan kebangsaan sebagai landasan dalam menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Materi disampaikan dengan metode komunikasi interaktif melalui dialog dan sesi tanya jawab sehingga para santri dapat mengikuti kegiatan dengan antusias serta lebih mudah memahami nilai-nilai yang diberikan.

Melalui suasana yang hangat dan penuh keakraban, Serma Arifin mengajak para santri untuk terus menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia sekaligus menjadi generasi yang mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman. 

Ia menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis sebagai calon pemimpin masa depan yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Selain itu, Babinsa juga menekankan pentingnya membangun kedisiplinan sejak dini. Menurutnya, disiplin merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam meraih cita-cita, baik disiplin terhadap diri sendiri, disiplin dalam menjalankan ajaran agama, maupun disiplin dalam menaati aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat dan pemerintahan. 

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi para santri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Serma Arifin juga mengingatkan bahwa pendidikan agama dan wawasan kebangsaan merupakan dua hal yang saling melengkapi. 

Generasi muda yang memiliki pemahaman agama yang baik serta kecintaan terhadap bangsa dan negara akan menjadi pribadi yang berintegritas, toleran, serta mampu berkontribusi positif bagi kemajuan Indonesia.

Para santri tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dengan aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar sejarah perjuangan bangsa, makna persatuan, serta peran generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI. 

Interaksi yang terjalin menciptakan suasana belajar yang edukatif sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan kalangan pesantren.

Sementara itu, Danramil 12/Sakti, Kapten Inf Dwi Santosa, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan di lingkungan pendidikan, termasuk dayah dan pesantren, merupakan salah satu bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki jiwa nasionalisme, serta siap menjadi generasi penerus yang mampu menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri Dayah Istiqamatuddin Babul Ma'rif Darul Mukhlisin semakin memahami pentingnya mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kelak mampu menjadi generasi yang religius, berkarakter, disiplin, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi sebagai modal utama dalam membangun bangsa dan negara.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini